Bertengkar dengan Warga, Video Ahok: Anda Mau Ngomong Apa Sekarang

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video lawas yang memperlihatkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok bertengkar dengan warga kala menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, viral di media sosial.

Video Ahok bertengkar dengan warga tersebut diunggah pengguna Twitter BossTemlen, seperti dilihat pada Jumat 17 September 2021.

Dalam narasi cuitannya, netizen itu menyebut sikap Ahok yang bertengkar dengan warganya itu memalukan.

Baca Juga: Andi Sinulingga Singgung Masalah Politik Identitas: Ada Orang yang Jual...

“Momem memalukan, viralkan lagi Ahok berantem sama warganya,” cuit netizen BossTemlen.

Unggahan netizen tersebut juga ikut ditanggapi Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya lewat cuitannya di Twitter.

Baca Juga: Soal Anies, Ruhut: Ingat Dia Jadi Gabenar dengan SARA, Fitnah,...

Mustofa menilai, kekurangan Ahok hanya satu yakni dia belum bisa menata kata-katanya kepada orang lain.

“Kekurangan Ahok hanya satu: belum bisa menata kata,” ujar Mustofa Nahrawardaya.

Dilihat dari video itu, tampak Ahok adu mulut dengan seorang warga diduga terkait persoalan sengketa tanah.

Baca Juga: Soal Anies, Ruhut: Ingat Dia Jadi Gabenar dengan SARA, Fitnah,...

“Sertifikat dicabut kami bayar yang punya sewa. Anda mau ngomong apa sekarang?,” ujar Ahok ke warga tersebut.

Tak tinggal diam, warga itu lantas membalas ucapan Ahok tersebut dengan menyinggung soal aparat.

“Ini bukti dari aparat hukum yang tidak bekerja,” kata sang warga.

Berdasarkan penelusuran, momen Ahok bertengkar dengan warga itu terjadi saat ia masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Mengutip Merdeka, kejadian itu terjadi pada tahun 2015 silam. Saat itu, Ahok akan mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) blusukan.

Namun, sebelum berangkat, mobilnya dihadang oleh warga DKI Jakarta yang mengadukan permasalahan sengketa tanah.

Warga yang mengadukan terdiri atas dua orang, yakni pria berusia sekitar 40 tahunan dan orangtuanya yang berada di atas kursi roda.

Namun, Ahok mengaku tidak dapat membantu permasalahan tersebut hingga akhirnya ia bertengkar dengan warga itu.

“Kalau permasalahan tanah bukan di saya tapi di pengadilan,” ujarnya.

Bagikan