Terkini.id, Makassar – Guna menekan meningkatnya kasus penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Makassar, Seksi Kesjas Batalyon A Pelopor Bekerjasama dengan Biddokkes Polda Sulsel melaksanakan upaya pencegahan dan pengendalian terhadap DBD dengan melaksanakan fogging di lingkungan asrama dan Mako Brimob.
Hal ini dilakukan untuk mencegah timbulnya penyakit demam berdarah akibat nyamuk yang mulai bermunculan akibat musim pancaroba yang melanda Kota Makassar.
Kegiatan fogging ini dilakukan secara rutin oleh Seksi Kesjas Batalyon A Pelopor dan Biddokkes Polda Sulsel untuk mencegah timbulnya penyakit Demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk.
Danyon A Pelopor Satbrimob Polda Sulsel AKBP Darminto menjelaskan, fogging ini dilakukan pada tempat tempat yang dianggap sebagai sarang nyamuk. Tempat yang terdapat genangan air yang cukup lama, dengan tujuan untuk membunuh jentik-jentik nyamuk penyebab penyakit DBD.
“Tidak lupa, kami juga fokus mencegah menyebarnya wabah demam berdarah, sehingga masyarakat yang tinggal di sekitar Ksatrian dapat terhindar dari penyakit demam berdarah, itu merupakan wujud Bhakti Brimob Untuk Masyarakat,” ujar Darminto.
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Makassar Berjasa, 81 Ribu Pekerja Rentan Telah Terlindungi
- Magnet Haul ke-20 Puang Ramma: Ribuan Peziarah Siap Ramaikan Baji Bicara dan Tambua
- Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja di Makassar
- PT Semen Tonasa Raih Juara 1 Penghargaan EBTKE 2026, Komitmen Efisiensi dan Keberlanjutan
- Kuasa Hukum KG Aqila Tegaskan Jangan Sesatkan Publik dengan Isu Merkuri Tanpa Data Akurat
“Semoga dengan kegiatan ini tidak ada lagi keluhan atau ancaman DBD bagi warga dan anggota yang berada di asrama, sehingga dapat menjalankan tugas menjaga keamanan negara dengan kondisi prima,” harapnya
Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Muhammad Anis menyampaikan, Brimob harus perduli terhadap lingkungan dan terus berperan aktif di masyarakat.
Salah satunya membantu rekan kita dari Biddokkes Polda Sulsel melakukan penyemprotan / fogging dan sosialisasi kepada masyarakat tentang penyebab penyakit yang berbahaya bagi manusia, seperti demam berdarah, malaria, chikungunya.
“Dan masih banyak lagi jenis penyakit lainnya yang disebabkan oleh nyamuk,” ungkap Anis.
Ini sebagai wujud bhakti brimob dari Seksi Kesjas Satbrimob Polda Sulsel bekerjasama dengan Biddokkes Polda Sulsel.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
