Terkini, Malang – Bank Indonesia Sulawesi Selatan menggelar pelatihan untuk para wartawan ekonomi Se-Sulsel yang digelar di Kota Malang, Jawa Timur, Kamis 8 Agustus 2024.
BI Sulsel menggelar pelatihan sekaligus gathering untuk 52 wartawan Sulsel, dengan menghadirkan sejumlah pembicara dari ekonomi BI dan wartawan senior Harian Kompas.
Dalam pemaparannya, Ekonom Kelompok Perumusan KEKDA Provinsi BI Sulsel, Fadhil Muhammad, menjelaskan, salah satu tugas penting yang dijalankan Bank Indonesia adalah menjaga ekspektasi masyarakat agar selalu positif.
“Tentu ini membutuhkan peran penting media. Karena ekspektasi masyarakat bisa terganggu, misalnya oleh isu barang yang naik,” terang dia. Karena isu harga barang yang akan naik, bisa memicu orang untuk memborong barang tersebut hingga mempengaruhi harga.
Sementara, Wartawan Kompas, FX Laksana Agung Saputra, menyampaikan kondisi media yang tengah berada di era disrupsi.
- HIGAR Segera Buka Cabang Baru di CPI Makassar, Hadirkan Kelas HYROX dan Spinning
- Cegah Anak Tidak Sekolah, Disdukcapil Bersama Disdikbud Jeneponto Sosialisasikan Pemadanan Data Dapodik, ATS Berbasis NIK
- Air Mata Haru Menetes di Tangan Danrem 141 Toddopuli, Rumah Nyaris Rubuh Kini Kokoh Berkat TMMD Ke-128
- Sulsel Kebagian 25 Sapi Kurban Presiden Prabowo, Gubernur Andi Sudirman: Akan Disalurkan ke Wilayah Prioritas
- Serap Aspirasi Warga Biringkanaya, Anggota DPRD Makassar Odhika Cakra Fokus Kawal Perbaikan Jalan
Menurut Kepala Desk Ekonomi dan Bisnis Harian Kompas itu, wartawan harus bisa mengubah informasi-informasi dan data keuangan menjadi berita yang mudah dipahami masyarakat.
“Kita terkadang terlalu fokus untuk membuat berita ekonomi dengan data yang mendalam, tapi rupanya masyarakat lebih suka berita yang simpel dan biasa. Karena itu, wartawan perlu menggunakan kata yang lebih sederhana,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
