Biadab, Petugas Israel Hancurkan Klinik Kesehatan untuk Pasien Corona di Palestina

Palestina
Klinik kesehatan pasien Corona di Palestina dihancurkan petugas Israel. (Foto: Twitter @PalestineChronicle)

Terkini.id, Tel Aviv – Sebuah klinik kesehatan yang dibangun warga di sebuah desa di Lembah Jordan Utara, Palestina, dihancurkan petugas administrasi sipil Israel.

Klinik kesehatan itu diperuntukkan untuk menangani warga Palestina yang terpapar virus corona (Covid-19) di wilayah tersebut.

Hal itu diungkap oleh aktivis Palestina lewat akun Twitter @PalestineChronicle pada Kamis, 26 Maret 2020.

“Israel Forces Raid, Demolish Jordan Valley Village,” tulis @PalestineChronicle.

Klinik kesehatan pasien Corona di Palestina dihancurkan petugas Israel. (Foto: Twitter @PalestineChronicle)

Adanya peristiwa itu dibenarkan oleh Badan HAM Btselem. Mereka melaporkan bahwa petugas dari Administrasi Sipil Israel memasuki Desa Khirbet Ibziq pada Kamis 26 Maret 2020, pagi dengan membawa buldoser dan dua truk dengan mesin derek.

Baca juga:

“Dengan peralatan berat itu, mereka menghancurkan klinik dan perumahan darurat milik komunitas setempat,” demikian laporan Badan HAM Btselem, seperti dilansir dari media setempat, Minggu, 29 Maret 2020.

Pada peristiwa itu, kata Btselem, petugas Israel juga menyita tiang dan terpal yang digunakan untuk menopang delapan tenda, klinik lapangan, masjid, dan perumahan darurat untuk warga Palestina.

Tak hanya itu, sebuah generator listrik, pasokan pasir, semen, dan blok batu bara yang akan digunakan untuk lantai tenda klinik tersebut juga ikut disita.

Diketahui, penduduk desa Khirbet Ibziq berinisiasi membangun sendiri komunitas pertolongan pertama untuk menangani krisis Covid-19 yang telah melumpuhkan sebagian besar Tepi Barat Selatan.

Sejauh ini, sudah ada 91 kasus positif dengan satu kematian di wilayah tersebut.

Komentar

Rekomendasi

Pria Ini Diramalkan Tawaf Sendirian di Kabah 20 Tahun Lalu, Kini Jadi Kenyataan

Pesan Imam Besar Istiqlal untuk Jemaah Jika Masjid Dibuka saat New Normal

Heboh Arah Kiblat Masjid Mengarah ke Utara, Diduga Ajaran Sesat

Sudah Disekolahkan Hingga Jadi Dokter, dr A Malah Putuskan Hubungan dengan Orang Tua

Warga Protes Perwali Makassar Soal Sekolah: Anak Kami Bukan Kelinci Percobaan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar