Terkini.id, Jakarta – Sebuah foto yang memperlihatkan warga menjadikan bendera Yahudi Israel sebagai keset masjid, beredar di media sosial.
Peristiwa bendera Yahudi Israel dijadikan keset masjid tersebut dilakukan warga di negara Arab, Bahrain.
Hal itu dilakukan aktivis di Bahrain sebagai bentuk protes atas kunjungan Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid untuk membuka kedutaan Israel di Bahrain pekan lalu.
Menurut para aktivis itu, normalisasi hubungan dengan Israel adalah pengkhianatan terhadap umat Islam.
Berbagai protes juga telah pecah di Bahrain sejak Kamis lalu untuk mengecam normalisasi hubungan dengan Israel.
- Realisme Perang dan Kelangsungan Sejarah
- MUI Dukung Boikot Produk Israel dan Sekutunya
- Drawing Piala Dunia U-20 Batal Digelar Buntut Tolak Israel, Benarkah?
- Tentara Israel: Militer Melakukan Serangan ke Target Organisasi Teroris Jihad Islam di Jalur Gaza
- Bikin Geger, Inilah Sosok Jurnalis Israel yang Pamer Bisa Masuk Mekah
Melansir Iran Press, Kamis 7 Oktober 2021, kunjungan Menlu Israel ke Bahrain adalah kunjungan resmi Israel tingkat tertinggi sejak negara-negara Teluk menjalin hubungan dengan Israel di bawah Kesepakatan Abraham yang disponsori Amerika Serikat.
Sekadar diketahui, Uni Emirat Arab dan Bahrain menandatangani Perjanjian Abraham yang disponsori oleh AS untuk menormalisasi hubungan dengan Israel di Gedung Putih pada 15 September 2020 lalu.
Kelompok opisisi paling terkemuka di Bahrain yakni masyarakat Islam Nasional Al-Wefaq sebelumnya telah meminta PBB untuk ikut turun tangan dalam usaha Kerajaan yang ingin mempererat hubungannya dengan rezim Israel.
Mereka mengatakan bahwa langkah normalisasi itu tidak sesuai dengan persetujuan masyarakat.
Maryam al-Khawaja, putri dari aktivis hak asasi manusia Abdulhadi al-Khawaja yang dipenjara, mengatakan mayoritas warga Bahrain selalu menentang penindasan seperti yang dilakukan Israel pada Palestina.
“Mayoritas rakyat Bahrain selalu menentang penindasan, pendudukan dan apartheid terhadap rakyat #Palestine,” kata Maryam.
Melihat negara-negara Teluk mulai menjalin kemesraan dengan Israel, salah satu kekuatan besar di kawasan Timur Tengah, Iran ikut menyorotinya.
Mengutip Hops.id, Iran juga terus-menerus memperingatkan bahaya normalisasi hubungan antara beberapa negara Arab dengan Israel sejak penandatanganan Kesepakatan Abraham.
Selain itu, para pakar juga percaya bahwa kesepakatan normalisasi itu mungkin tidak berlangsung lama mengingat oposisi yang kuat di seluruh kawasan Timur Tengah dan kurangnya ikatan sejarah antara Israel dan dunia Arab.
Sampai saat ini, belum ada komentar dari pemerintah Bahrain maupun Israel atas aksi aktivis yang membuat bendera Israel jadi keset masjid tersebut.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
