Terkini – Muhammad Abu Al-Qumsan, seorang ayah, lelaki yang mengungsi dari Jalur Gaza utara ke Deir Al-Balah di Jalur Gaza tengah, mengalami tragedi yang pilu.
Saat dia berusaha mendapatkan akta kelahiran untuk putra dan putrinya yang baru lahir empat hari lalu, Israel melancarkan serangan udara yang brutal.
Serangan tersebut merenggut nyawa kedua anaknya, istrinya, dan ibunya, meninggalkan Muhammad dalam kesedihan mendalam.

Serangan ini kembali menunjukkan kebiadaban dan kekejaman Zionis Israel terhadap warga sipil Palestina, terutama mereka yang tidak bersalah dan hanya berusaha melanjutkan hidup di tengah konflik yang tiada henti.
Tragedi yang menimpa Muhammad adalah satu dari sekian banyak kisah pilu yang terjadi di Gaza, di mana keluarga-keluarga kehilangan orang-orang tercinta akibat tindakan militer yang tidak manusiawi.

- Gojek dan Yayasan GoTo Merah Putih Beri Beasiswa S1 untuk Ratusan Mitra Driver dan Keluarga
- Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman Selama PENAS Petani Nelayan XVII di Gorontalo
- Pemkot Makassar Kukuhkan 47 Kepala Puskesmas Definitif, Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
- BMKG: Sejumlah Wilayah Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Hari Ini 17 Juni
- Minta Maaf Secara Terbuka, Kapolres Jeneponto Jamin Berikan Sanksi Tegas Polis yang Intimidasi Wartawan
Fotografer Abdullah Al-Attar berhasil mengabadikan momen duka ini, menampilkan kesedihan yang tak terlukiskan di wajah Muhammad, yang kini harus menanggung beban kehilangan keluarga tercintanya. Dunia internasional terus menyerukan penghentian kekerasan ini, namun hingga kini, serangan-serangan brutal masih terus berlanjut tanpa tanda-tanda berakhir.
Penulis: PPL Mahasiswa Komunikasi Unismuh (A.Nurul Fatimah Azzahra)
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
