Terkini.id, Makassar – Gempa tektonik dengan magnitudo M5,6 mengguncang Kota Bima, Nusa Tenggara Barat pada hari Minggu, 02 April 2023 pukul 15.40.57 WIB.
Menurut hasil analisis BMKG, gempa ini terjadi di laut, 67 km arah Timur Laut Kota Bima dengan kedalaman 30 km.
Berdasarkan lokasi episenter dan mekanisme sumbernya, gempa ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Naik Busur Belakang Flores dengan mekanisme pergerakan mendatar.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono menuturkan gempa ini dirasakan dengan skala intensitas III – IV MMI di daerah Bima, Gowa, Makassar, Dompu, Sumbawa Besar, dan Sumbawa Barat.
Sementara di daerah Labuan Bajo, Mataram, Takalar, dan Pangkep, gempa ini dirasakan dengan skala intensitas II – III MMI.
- Makassar Siaga Hadapi Kemarau Ekstrem, Damkarmat Aktifkan 7 Posko
- Musim Kemarau 2026 Diperkirakan Lebih Ekstrem, BMKG Minta Antisipasi Dini
- Gempa Sulut dan Maluku Utara M7,6 Berpotensi Tsunami di Wilayah Ternate Hingga Bitung
- Hari Meteorologi Sedunia, Duta Lingkungan Gowa Muqaddimal Mukrimin Ajak Masyarakat Peduli Iklim
- Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel hingga Awal Maret, Ini Daftar Wilayah Terdampak
“Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,” kata Daryono.
Setelah gempa utama, BMKG mencatat adanya satu kali aktivitas gempa susulan (aftershock) hingga pukul 15.55 WIB.
Kepada masyarakat, BMKG menghimbau agar tetap tenang dan menghindari bangunan yang rusak akibat gempa.
“Pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa dan aman sebelum kembali ke dalam rumah,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
