Terkini.id, Makassar — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan bantuan Dana Siap Pakai (DSP) sebesar Rp350 juta ke Pemerintah Kota Makassar.
Dana tersebut terbagi dalam dua bagian, pertama, Rp100 juta untuk dukungan logistik kegiatan penanganan darurat bencana Hidrometeorologi 2023. Kedua, dana Rp250 juta untuk dukungan operasional kegiatan penanganan darurat bencana Hidrometeorologi.
Tak hanya DSP, Kota Makassar juga menerima 1.000 lembar matras dan 1.000 lembar selimut. Danny Pomanto pun mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan dari BNPB pusat.
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada Kota Makassar. Bencana memang kita tidak bisa prediksi secara tepat. Tapi kita perlu siap siaga. Apalagi akhir tahun kemarin dua kecamatan kami terendam banjir,” ucapnya.
Danny mengatakan bantuan DSP ini bakal digunakan untuk keperluan penanganan bencana salah satunya pemenuhan logistik yang dibutuhkan para korban bencana.
- Dampak Banjir dan Longsor, 16 Desa di Luwu Masih Terisolir dan Jadi Perhatian BNPB
- BNPB Bantu Tiga Alat Transportasi Udara untuk Salurkan Bantuan dan Evakuasi Korban Bencana di Sulsel
- Pemkot Makassar Terima Dana Siap Pakai Rp 350 Juta dari BNPB
- BNPB Salurkan Bantuan Rp500 Juta ke Pempov Sulsel, Untuk Penanggulangan Bencana
- BNPB Laporkan Puluhan Unit Rumah atau Bangunan Rusak Terdampak Gempa Cianjur
Sepanjang tahun 2022 tercatat sebanyak 122 bencana hidrometereologi basah di Kota Makassar. Hidrometereologi basah meliputi banjir, angin puting beliung dan tanah longsor.
Sementara, Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengatakan sepanjang 2022 sebanyak 3.531 bencana terjadi di Indonesia.
Angka tersebut turun jika dibandingkan pada tahun 2021. Namun, untuk korban dan kerusakannya meningkat. Puncaknya saat gempa Cianjur yang menelan korban jiwa sebanyak 602 orang dan 70 ribu rumah.
“Di tahun 2022 yang menonjol itu Hidrometereologi basah seperti banjir, tanah longsor dan cuaca ekstrem,” sebutnya.
Sebab itu, demi mengantisipasi potensi bahaya Hidrometereologi basah di daerah rawan bencana diperlukan kerjasama dan kordinasi yang baik.
“Kami selalu siap membantu dan mendampingi Saya harap DSP yang kami berikan dapat digunakan dengan baik dan tepat sasaran. Penggunaannya pun untuk pemenuhan tanggap cepat bencana yang terjadi,” harapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
