Bocah Penjual Jalangkote Dibully Sekelompok Remaja, Dipukul dan Didorong Hingga Tersungkur

Penjual Jalangkote
Bocah penjual jalangkote dibully sekelompok remaja. (Foto: Ist)

Terkini.id, Pangkep – Aksi bullying terhadap anak masih tak ada habisnya di Indonesia. Hal itu terlihat dari sebuah video yang menayangkan seorang bocah penjual jalangkote dibully oleh sekelompok remaja.

Dilihat dari video yang beredar, Minggu, 17 Mei 2020, tampak bocah bertubuh gemuk tersebut dijahili oleh sejumlah remaja pria.

Menurut informasi yang dihimpun, aksi bullying terhadap penjual jalangkote ini terjadi di Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat bocah penjual jalangkote tersebut tengah mengendarai sepeda yang ia gunakan untuk menjual dagangannnya.

Beberapa saat kemudian, seorang remaja pria menghadang bocah ini di tengah jalan.

Menarik untuk Anda:

Remaja itupun mendorong sepeda sang bocah hingga terperosok di sebuah lapangan.

Bocah itupun tampak kesakitan dan tak bisa bangun usai terjatuh dari sepedanya.

Sementara di video lainnya, tampak bocah ini dipukul oleh seorang remaja lainnya yang mengendarai sepeda motor.

Sebelumnya, ia terlihat memegang plat nomor kendaraan motor remaja tersebut.

Namun, tak berselang lama remaja pemilik motor itu emosi dan memukul tubuh bagian belakang sang bocah.

Tak puas dengan hanya memukul, remaja pria itu juga mendorong si bocah penjual jalangkote itu hingga tersungkur ke tanah.

Adapun di sekitar mereka tiga orang remaja lainnya yang terlihat tertawa saat menyaksikan bocah ini dibully.

Saat tersungkur usai didorong oleh remaja tersebut, sang bocah lagi-lagi tampak tak bisa berdiri.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari aparat maupun pemerintah setempat terkait video aksi bullying yang menimpa bocah penjual jalangkote itu.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Viral Tindakan Berani Marbot Masjid Gagalkan Aksi Pencurian Kotak Amal

Anies Kesal Anak Buahnya Terbitkan KTP untuk Djoko Tjandra: Dia Sudah Nonaktif

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar