Seorang Bocah Tewas Akibat Blackout Challenge, TikTok Kena Gugat!

Seorang Bocah Tewas Akibat Blackout Challenge, TikTok Kena Gugat!

R
Nicholas Tunggal
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Perusahaan TikTok dan Perusahaan induknya ByteDance digugat oleh seorang ibu di Pennsylvania, Amerika Serikat.

Dilansir dari detik.com, seorang ibu telah menggugat TikTok beserta dengan perusahaan induknya ByteDance karena diduga sudah mempromosikan konten yang menyebabkan putrinya meninggal dunia.

Dalam gugatannya, Tawainna Anderson menyatakan bahwa putrinya Nylah yang masih berusia 10 tahun telah meninggal dunia pada tahun lalu disebabkan karena mencoba ‘Blackout Challenge‘ yang muncul pada aplikasi TikTok.

Challenge tersebut mendorong niat pengguna untuk merekam dirinya dalam keadaan menahan napas atau membuat dirinya sesak napas hingga pingsan.

Tawainna Anderson mengatakan bahwa ia menemukan putrinya Nylah dalam kondisi tidak sadarkan diri pada tanggal 7 Desember 2021.

Baca Juga

Korban langsung dibawa ke rumah sakit, namun lima hari kemudian putrinya Nylah meninggal dunia karena luka yang dideritanya.

Dokumen pengadilan mengklaim bahwa Nylah melihat video ‘Blackout Challenge‘ tersebut di halaman ‘For You’ setelah direkomendasikan oleh algoritma TikTok yang menganggap bahwa konten tersebut menarik untuk ditonton oleh Nylah yang berusia 10 tahun.

“Sudah saatnya tantangan berbahaya ini berakhir. Ini harus diubah, ini harus dihentikan karena saya tidak ingin orang tua lainnya mengalami apa yang saya alami,” kata Anderson, Minggu 15 Mei 2022.

Sebelumnya kasus Nylah, ‘Blackout Challenge’ sebelumnya pun telah memakan beberapa korban lainnya yang usianya masih anak – anak.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Italia juga telah meninggal dunia setelah mencoba ‘Blackout Challenge’ ini pada Januari 2021.

Dan juga seorang anak laki – laki di Colorado, Amerika Serikat telah meninggal dunia pada April 2021 setelah mencoba mengikuti ‘Blackout Challenge’ ini.

Konten ‘Blackout Challenge’ ini dilaporkan telah beredar di TikTok selama bertahun – tahun lamanya, namun variasi dari challenge ini telah menjadi bagian dari permainan anak – anak di sekolah selama beberapa dekade.

“‘Tantangan’ yang mengerikan ini, yang tampaknya dipelajari orang-orang dari sumber selain TikTok, sudah lama ada sebelum platform kami dan tidak pernah jadi tren TikTok,” kata juru bicara TikTok.

“Kami tetap waspada dalam komitmen kami terhadap keamanan pengguna dan akan segera menghapus konten terkait jika ditemukan. Simpati terdalam kami ditujukan kepada keluarga atas kehilangan mereka yang tragis,” tambahnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.