Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution menanggapi soal kabar handphone (HP) milik Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) Leon Alvinda Putra yang diretas oleh oknum tak dikenal.
Terkait hal itu, Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat tersebut membeberkan dalang atau pelaku peretasan terhadap HP milik Ketua BEM UI itu.
Menurut Syahrial, saat zaman Orde Baru tepatnya ketika Soeharto berkuasa pemerintah kerap membungkam para pengkritik dengan menggunakan aparat seperti TNI dan Polri.
“Zaman Orba, tentara dan polisi dikerahkan membungkam para pengeritik rezim Soeharto. Fasilitas negara digunakan untuk menghadapi dan menekan rakyat,” tulis Syahrial Nasution, Senin 28 Juni 2021 lewat unggahan di media sosial pribadinya.
Hal itu, kata Syahrial, berbeda cara pemerintah saat ini yang menurutnya mengerahkan pasukan dunia maya untuk membungkam kritikan dari rakyat.
- Mahfud MD Akan Kirim Tim Untuk Investigasi Dugaan Intimidasi yang Diterima Melki
- Pernah Sebut DPR Pengkhianat Rakyat, Eks Ketua BEM UI Malah Maju Caleg
- Teddy Gusnaidi: BEM UI, Jangan Sampai Kalian Dimanfaatkan, Hanya Dijadikan Pion oleh Pemain Politik
- Sindir BEM UI, Hendrawan Supratikno: Mahasiswa yang Benar Tidak Lempar Opini Asal-asalan!
- BEM UI Unggah Meme Wajah Puan Maharani: Bagaikan Tikus dengan Watak Licik
Akan tetapi, Syahrial mengaku yakin kelompok pasukan dunia maya itu bukan berasal dari aparat keamanan baik tentara maupun polisi.
“Saat ini, pengeritik pemerintah diserang pakai cyber army. Saya percaya pelakunya bukan tentara dan polisi. Karena sekarang bukan rezim Orde Baru,” ungkapnya.
Mengutip Hops.id, HP milik Leon Alvinda Putra telah diretas oknum tak dikenal setelah BEM UI mengkritik Presiden Jokowi dengan sebuatan ‘The King of Lip Service’ atau raja pembohong.
Kejadian tersebut diungkapkan langsung Leon lewat media sosial miliknya. Ia mengaku bahwa WhatsApp (WA) miliknya diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.
“Saat ini WhatsApp saya tidak bisa dibuka karena sedang diretas,” kata Leon Alvinda.
Dalam unggahannya itu, Ketua BEM UI ini juga mengimbau kepada pihak-pihak yang menyimpan nomor HP-nya apabila ada pesan masuk maka hal itu bukan berasal darinya.
“Jika ada pesan dari HP maka bukan saya yang mengirim,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
