Bongkar Makam Tuti Amel, Penggali Kubur Subang: Saya Tak Kuat

Bongkar Makam Tuti Amel, Penggali Kubur Subang: Saya Tak Kuat

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Dua penggali kubur yakni Abah Charman dan Orman membeberkan kondisi mayat korban kasus pembunuhan di Subang, Tuti dan Amel saat membongkar makam kedua korban tersebut ketika proses autopsi oleh pihak Kepolisian berlangsung.

Pengakuan kedua penggali kubur Tuti dan Amel yang tewas dalam kasus pembunuhan Subang tersebut diungkapkan keduanya dalam video wawancara yang tayang di kanal YouTube Indra Zainal Channel, seperti dilihat pada Senin 18 Oktober 2021.

Diketahui, Indra Zainal merupakan kepala desa Jalancagak, lokasi peristiwa kasus Subang tersebut. Ia juga masih memiliki hubungan keluarga dengan korban Tuti dan Amel.

Abah Charman dalam tayangan wawancara itu mengaku tak kuat saat menggali kembali kuburan Tuti.

Bahkan, dirinya langsung merasa mual lantaran kondisi jasad istri Yosef Hidayah itu yang sudah membusuk.

Baca Juga

“Dari awal sudah kelihatan kain kafan, lalu saya terima di atas, sudah langsung tak kuat. Saya punya maag, baunya sudah bikin saya enggak kuat. Saya keluar, setelah itu terkapar enggak ikut lagi. Dua hari enggak makan,” ujar Abah Charman.

Hal senada juga diungkapkan penggali kubur lainnya, Oman. Menurutnya, dia diminta oleh Kanit Polsek Jalancagak untuk membongkar makam kedua almarhumah korban kasus Subang itu.

Akan tetapi, kata Oman, pihak Kepolisian meminta kepada dirinya agar tak memberitahukan hal itu kepada warga sekitar.

“Mereka pesan jangan dulu ribut,” kata Oman.

Bersama lima orang lainnya, Oman melakukan penggalian kenbali terhadap makam Tuti dan Amel. Setelah mengangkat, jasad korban kasus Subang itu lantas disimpan di meja atas dekat tenda untuk diperiksa Polisi.

Pada saat itu, Oman mengaku tak diperkenankan untuk melihat kondisi kedua korban pembunuhan di Subang tersebut.

Namun, menurut Oman, dirinya mengaku mencium bau menyengat yang berasal dari dua jasad korban lantaran almarhumah sudah 45 hari dikubur.

“Kondisi sudah agak bau, bayangkan kan sudah 45 hari dikubur. Saya enggak bisa makan 3 hari. Padahal ketika itu saya pakai masker enam lapis, lalu pakai sarung tangan dua lapis, pakai parfum, masih tembus juga,” tuturnya.

Mengutip Hops.id, Oman yang merupakan salah satu dari enam penggali kubur makam Tuti dan Amel mengaku mengangkat kedua jasad korban kasus Subang itu sampai selesai.

“15 menit diperiksa (jasad Tuti), kami kubur lagi. Lalu kami gali lagi Amel. Gali agak lama setengah jam,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.