Bongkar Mekanisme Pilpres di Indonesia, Fahri Hamzah: Semacam Penipuan Elite Jakarta Terhadap Rakyat di Seantero Negeri

Bongkar Mekanisme Pilpres di Indonesia, Fahri Hamzah: Semacam Penipuan Elite Jakarta Terhadap Rakyat di Seantero Negeri

R
Rafi Mufti Wijaya
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id Jakarta – Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah meluapkan kekesalannya terkait mekanisme Pemilihan Presiden (Pilpres) di Indonesia.

Dalam hal ini, Fahri Hamzah menjelaskan bahwa sebenarnya kita ditipu oleh mekanisme Pilpres secara langsung.

Kemudian, Fahri Hamzah yang merupakan Politikus Partai Gelora menginginkan, ke depan untuk tidak ada lagi sandiwara dalam Pilpres yang mahal.

Hal tersebut disampaikan Fahri Hamzah melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @Fahrihamzah pada Minggu, 14 November 2021.

“Kita tau sebenarnya kita ditipu oleh mekanisme itu atau setidaknya kita menipu diri sendiri dengan sandiwara copras-capres yang mahal itu,” ujar Fahri, dikutip Terkini.id dari akun Twitter @Fahrihamzah pada Minggu, 14 November 2021.

Baca Juga

“Tapi rasanya ke depan jangan lagi lah. Kalau mau langsung ya dibikin langsung. Tanpa basa-basi. Sebab kalau mau tidak langsung juga bisa,” sambungnya.

Selanjutnya, Politikus Partai Gelora tersebut mengatakan bahwa dari pada Indonesia menggunakan sistem Pilpres secara langsung, mending pemilihan legislatif dibuat sidtim, lalu MPR memilih presiden dari anggota MPR terpilih.

“Daripada kita memilih sistem pilpres langsung tapi gak ada copras-capres yang mau tarung terbuka ya mendingan pileg dibuat sidtim distrik lalu MPR memilih presiden dari anggota MPR terpilih. Keduanya lebih jelas dan terus terang. Gak nipu diri dan adu domba rakyat,” kata Fahri Hamzah.

Untuk diketahui, bahwa pemberitaan mengenai calon presiden 2024 mendatang mulai rahmai di media-media.

Fahri Hamzah, mengatakan bahwa capres-capres tersebut telah mereduksi kebesaran republik Indonesia. Tambahnya, Ia menjelaskan, semacam penipuan elit Jakarta terhadap rakyat seantero negeri.

“Lama-lama copras capres ini mereduksi kebesaran republik ini. Semacam penipuan elite Jakarta terhadap rakyat di se-antero negeri,” ujar Fahri.

“Kita harus koreksi sirkus Jakarta sentris ini. Indonesia luas, rakyatnya banyak dan beragam. Masak pemimpinnya cuman 2 alternatif. Menyebalkan!,” sambungnya.

Kemudian, Fahri Hamzah mengatakan bahwa yang bisa memimpin Indonesia pasti banyak karena rakyat dan pulaunya pun banyak. Tambahnya, Ia menjelaskan bahwa akan terciptanya pertarungan dan membuat yang terbaik dari seluruh negeri tampil untuk memimpin Indonesia.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.