Bonus akhir tahun mahasiswa Polbangtan Gowa dapat siraman motivasi dari Mentan SYL

Bonus akhir tahun mahasiswa Polbangtan Gowa dapat siraman motivasi dari Mentan SYL

R
Polbangtan
Redaksi

Tim Redaksi

Politeknik Pembangunan Pertanian(Polbangtan) Gowa mengadakan Kuliah Umum yang dibawakan oleh Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH Menteri Pertanian (Mentan) dengan tema “Kebijakan Pembangunan Pertanian”, dimulai pada pukul 11.000 WITA, di Aula Syekh Yusuf Polbangtan Gowa. Selasa (31/12).

Syahrul tidak sendiri hadir dalam kesempatan ini. Ia bersama para pejabat eselon 1 dan eselon 2 Lingkup Kementerian Pertanian (Kementan).

Pada kuliah umum ini, Mentan SYL mengupas habis pentingnya peranan generasi petani milenial. Kalian tidak akan miskin kedepan karena kalian sudah berada ditempat yang tepat, kamu sudah berada dijalan yang benar karena pertanian sangatlah menjanjikan untuk keluar dari kemiskinan, kecuali kalian mengingkari dan berpura-pura terhadap apa yang dimiliki dan tidak tulus dalam menghadapi kehidupan ini,” ungkap Dr. Syahrul.

Era kalian tidak seperti era kami saat ini, era kalian lebih baik dan hebat dari era yang dulu. Robotic dan IT menjadi era kalian dalam membangun pertanian lebih maju.

Kebahagian bukan dari harta, pangkat atau jabatan, akan tetapi kebahagian adalah sebuah karya yang dilahirkan atas kepuasan batin kita. Lanjut Mentan yang akrab disapa “SYL”, bahwa ada 3 hal penting yang mesti ditanamkan pada diri kita; yaitu menjadi karakter yang baik, memiliki kapasitas yang mumpuni, memiliki kerja sama termasuk dengan alam.

Baca Juga

Yang mesti juga kita kuasai adalah literasi keuangan. Bagaimana menghitung pengeluaran sesuai dengan kebutuhan yang ada, . Literasi budaya adalah tau menghargai orang lain (Sipakatau), memberi kapasitas kepada orang lain (sipakalabbiri), (Sipammaling-malingi) atau saling mengasihi sesama manusia.

Pakui (prime, attitude, knowledge, ulet dan integritas/inovatif) atau dalam bahasa Indonesia artinya lakukan adalah hal terakhir yang disampaikan. Didalamnya memiliki makna memperbaiki hubungan dengan Tuhan, memperbaiki ada budaya dengan memperhatikan etika sopan santun terhadap sesama, ilmu harus bagus dan aktual, ulet dalam segala hal dan memiliki integritas yang tinggi,” tutupnya. (MUZ).

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.