Terkini, Makassar — BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sulawesi Maluku terus memperluas manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dengan mendorong kemandirian ekonomi keluarga peserta.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA) yang diikuti 35 ahli waris penerima manfaat Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK).
Kegiatan yang berlangsung di Rumah BUMN Makassar, Kamis (9/7/2026), tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian soft launching Program PEKA.
Para peserta merupakan ahli waris penerima manfaat dari Program Makassar Berjasa atau Makassar Berbagi Jaminan Sosial, hasil kolaborasi Pemerintah Kota Makassar dan BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada para pekerja.
Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan berupaya memastikan santunan yang diterima keluarga peserta tidak hanya digunakan untuk kebutuhan jangka pendek, tetapi juga dapat dikelola secara produktif sebagai fondasi membangun kemandirian ekonomi.
- Wakil Bupati Gowa Apresiasi Gerakan Langit Biru Demokrat, Dukung Indonesia ASRI dan Gowa Annangkasi
- Soal Oknum Anggota DPRD, DPW PKB Sulsel Tegas, Terbukti Melanggar Hukum, Dipecat dari Partai
- Perkuat Jejaring Antardaerah, Aliyah Sambut Wakil Wali Kota Bengkulu
- Diskominfo Makassar Perluas Sosialisasi PP TUNAS hingga Wilayah Kepulauan
- Dispar Makassar Jajaki Kolaborasi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif, Tiga Program Unggulan Dibahas
Dalam kegiatan tersebut, para ahli waris mendapatkan pembekalan dari Rumah BUMN Makassar berupa materi literasi keuangan dan kewirausahaan.
Pembekalan ini menjadi implementasi strategi Coverage, Care, dan Credibility (3C) BPJS Ketenagakerjaan.
Para peserta dibekali pengetahuan agar mampu mengelola dana santunan secara bijaksana, menyusun perencanaan keuangan keluarga, memahami pilihan investasi yang tepat, serta memiliki motivasi untuk memulai maupun mengembangkan usaha produktif.
Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Sulawesi Maluku, Suci Rahmad, mengatakan Program PEKA menjadi bentuk nyata komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memastikan manfaat jaminan sosial tidak berhenti pada penyerahan santunan.
“BPJS Ketenagakerjaan hadir bukan hanya untuk memberikan perlindungan saat risiko terjadi, tetapi juga memastikan keluarga peserta memiliki kesempatan untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi,” ujar Suci Rahmad.
Menurut dia, Program PEKA dirancang untuk mendorong para penerima manfaat agar mampu memanfaatkan dana santunan secara lebih terencana dan produktif.
“Melalui Program PEKA, kami ingin mendorong agar dana santunan yang diterima dapat dikelola secara bijaksana, menjadi modal produktif, serta mampu menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan bagi keluarga penerima manfaat,” katanya.
Suci menegaskan, keberhasilan Program PEKA membutuhkan sinergi dan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga mitra yang memiliki kapasitas dalam pemberdayaan dan pendampingan usaha.
“Kolaborasi bersama Pemerintah Kota Makassar, Rumah BUMN Makassar, dan Rumah Inkubator UMKM Kota Makassar merupakan wujud komitmen bersama dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” jelasnya.
Ia berharap pembekalan yang diberikan tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi berlanjut pada proses pendampingan hingga para ahli waris mampu membangun usaha secara mandiri.
“Kami berharap para ahli waris tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mendapatkan pendampingan yang berkesinambungan hingga mampu membangun usaha yang mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” tambah Suci.
Sebagai bentuk keberlanjutan program, seluruh peserta selanjutnya akan mengikuti proses pendampingan dan konseling usaha di Rumah Inkubator UMKM Kota Makassar.
Pendampingan tersebut diharapkan membantu para ahli waris mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh, sekaligus memperkuat kapasitas dalam merintis dan mengembangkan usaha yang produktif serta berdaya saing.
Melalui Program PEKA, BPJS Ketenagakerjaan bersama Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan tidak hanya diwujudkan melalui pembayaran santunan.
Program tersebut juga diarahkan menjadi pengungkit bagi terciptanya kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan keluarga pekerja secara berkelanjutan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
