BPJS Naik, Pemkot Parepare Tetap Tanggung Warga Tidak Mampu

Walikota hadirkan warkop kontainer di Tonrangeng River Side.

Terkini.id, Parepare – Sejak tahun 2016 lalu, Kota Parepare, Sulawesi Selatan menanggung iuran peserta BPJS Kesehatan non mandiri untuk warganya. Namun dengan adanya kenaikan iuran yang berlaku per 1 Januari 2020 tentu akan berdampak pada pengelolaan keuangan daerah.

Wali Kota Parepare, Taufan Pawe mengaku dengan adanya kenaikan iuran BPJS Kesehatan yang mencapai dua kali lipat tentu menjadi pertimbangan bahkan menjadi pembahasan.

“Adanya kenaikan BPJS kesehatan ini memang akan membebani keuangan daerah,” kata Taufan, Kamis 2 Januari 2020.

Untuk tahu ini, pemerintah kota Parepare menanggung  iuran Kelas III BPJS Kesehatan sekitar 46.609 jiwa yang terdaftar sebagai peserta non mandiri. Untuk itu, alokasi anggaran untuk menutupi itu mencapai miliar.

“Sekira 46.609 jiwa  dan Alhamdulillah Pemerintah Kota Parepare telah  menyiapkan anggaran sebesar Rp 23,6 miliar untuk subsidi iuran BPJS Kesehatan tahun 2020 ini,” jelas dia.

Menarik untuk Anda:

Taufan menghimbau warganya tidak usah resah dengan kenaikan tariff BPJS Kesehatan.

“Cukup dengan memperlihatkan KTP atau KK sebagai warga Kota Parepare , akan langsung dilayani di fasilitas kesehatan yang ada di Kota Parepare,”sebutnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Ranperda APBD Perubahan 2020 Kota Parepare Ditetapkan

Beri Ruang Pekerja Seni, Pemkot dan DPRD Parepare Komitmen Batasi Jumlah Pengunjung Cafe

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar