Terkini.id, Jeneponto – Tujuh orang warga Desa Barayya Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto dikabarkan meninggal dunia.
Kabar tersebut beredar luas di media sosial Facebook yang diposting oleh pemilik akun Facebook Firaman Saragih.
“Innalillahi wa innailaihi rojiun. Terjadi kecelakaan di poros Bulukumba – Sinjai, jam 3 subuh, tepatnya di jembatan Appareng Desa Sama Turue. Warga Bontoramba Jeneponto yang mau ke Bone antar uang panaik . 7 orang meninggal 1 kritis, orang tua pengantin juga meninggal,” tulis Firman Saragih dalam postingannya.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Abd Jalil, salah seorang keluarga korban, kepada terkini.id, Sabtu, 15 Agustus 2020.
“Iya, kabar tersebut benar, 7 orang yang minggal itu merupakan keluarga pengantin laki-laki, keluarga kasihan, warga Desa Barayya Kecamatan Bontoramba, mobil yang ditumpangi mengalami kecalakaan, sopirnya dalam keadaan kritis,” kata Abd Jalil.
- Honda Modif Contest 2026 Segera Digelar di Maros, Asmo Sulsel Ajak Modifikator Unjuk Kreativitas
- Asmo Sulsel Hadirkan Promo September, Beli Motor Honda Bisa Dapat Gratis Angsuran hingga 3 Kali
- BPJS Ketenagakerjaan Apresiasi Makassar Berjasa, 81 Ribu Pekerja Rentan Telah Terlindungi
- Magnet Haul ke-20 Puang Ramma: Ribuan Peziarah Siap Ramaikan Baji Bicara dan Tambua
- Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja di Makassar
Menurut Abd Jalil, mobil yang ditumpangi mengalami kecelakaan sekitar pukul 03.00 Wita dini hari, Sabtu, 15 Agustus 2020.
“Mereka mengalami kecelakaan saat mengantar pengantin laki-laki dan uang panaik menuju Bone, nama pengantin laki-lakinya Ridwan,” jelas Abd Jalil.
Jalil mengatakan, dari tujuh orang yang meninggal dunia diantaranya bapak pengantin laki-laki.
“Bapaknya pengantin laki-laki juga meninggal dunia, nama bapaknya Sampara,” tutur Abd Jalil.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
