Buka Rekruitment Anggota Baru, FLP Cabang Makassar Siap Gelar TOWR 2019

FLP
Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Makassar

Terkini.id, Makassar – Forum Lingkar Pena (FLP) Cabang Makassar kembali membuka perekrutan anggota baru lewat kegiatan Training of Writing and Recruitment (TOWR) 2019.

FLP merupakan salah satu organisasi literasi terbesar di Indonesia yang telah berdiri pada tahun 1997.

Salah satu cabang yakni Makassar, memberi kesempatan kepada masyarakat yang memiliki hobi membaca dan menulis untuk menjadi bagian dari keluarga besar para penulis-penulis muda di FLP.

Kegiatan TOWR tahun ini mengangkat tema “Menyatu Dalam Cinta, Mengikat Dengan Pena” yang pendaftarannya mulai dibuka sejak 4 November 2019 sampai 6 Desember 2019.

“Kota Makassar adalah salah satu kota yang juga banyak lahir penulis-penulis nasional, seperti Aan Mansyur, Maman Suherman, Faisal Oddang, Alfian Dippahatang, dan lain sebagainya,” kata Ketua FLP Cabang Makassar periode 2019-2021, Tetta Sally, Jumat, 15 November 2019.

“Kami berharap dengan dibukanya pendaftaran untuk menjadi keluarga baru FLP, bisa melahirkan penulis-penulis baru yang tulisannya bisa bersaing di jajaran penulis nasional maupun internasional. Pelukan kami sangat terbuka dalam menyambut teman-teman untuk bergabung,” sambungnya.

Acara TOWR 2019 nanti akan dilaksanakan mulai tanggal 13 sampai 15 Desember 2019. Adapun lokasinya masih dikondisikan oleh pihak penyelenggara.

FLP Cabang Makassar sendiri telah memiliki 4 Ranting yang tersebar di 4 lokasi kampus terbesar, seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Negeri Makassar, dan Universitas Muhammadiyah Makassar.

“Literasi memang harus tersebar di berbagai lokasi strategis. Olehnya itu, pendaftaran kami buka untuk umum dan berharap ada yang mendaftar dari kampus lain selain dari ke empat ranting yang telah berada dalam naungan cabang Makassar. Sehingga bisa membantu visi kami untuk membuka ranting baru di kampus-kampus lainnya,” ujar Tetta yang baru-baru ini telah menerbitkan buku kumpulan cerpen berjudul ‘Perempuan Dilarang Bahagia’.

Berita Terkait