Terkini, Makassar — Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) didorong menjadi ajang investasi nyata yang mampu menghadirkan proyek riil dan kerja sama bisnis yang berdampak langsung bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Bulukumba menjadi salah satu daerah yang siap menawarkan berbagai peluang investasi konkret kepada para investor dan saudagar yang hadir dalam PSBM.
Wakil Ketua Umum KADIN Sulawesi Selatan, Syafruddin Mualla, menegaskan bahwa PSBM tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi titik awal realisasi investasi dan transaksi bisnis yang nyata di daerah.
“Kami tidak ingin PSBM hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi harus menjadi titik awal realisasi investasi dan transaksi bisnis yang konkret di daerah,” ujar Syafruddin Mualla.

Ia menjelaskan bahwa momentum PSBM harus dimanfaatkan secara maksimal oleh pemerintah daerah dan pelaku usaha agar peluang investasi yang terbuka dapat langsung ditindaklanjuti dengan kerja sama bisnis yang jelas dan terukur.
- Wali Kota Makassar Raih Pemimpin Daerah Award 2026, Satu-satunya dari Sulsel
- Ketua BK DPRD Jeneponto Laporkan Dugaan Pencemaran Nama Baik ke Polres Jeneponto, Terlapor Membantah
- DPRD Sulsel Setujui MYP Tahap Dua Rp5 Triliun, Infrastruktur Jadi Prioritas
- Bupati Jeneponto Buka Kegiatan PKM Berbasis Roadmap PPG UIN Alauddin Makassar
- Dinkes Jeneponto Gelar Aksi Bergizi di MTsN 1 Jeneponto, Libatkan Ratusan Siswa
“PSBM harus menjadi titik awal realisasi investasi. Karena itu, daerah harus siap dengan peluang nyata, bukan hanya potensi,” lanjutnya.
Sebagai Ketua KADIN Bulukumba, Syafruddin mengungkapkan bahwa Bulukumba telah menyiapkan sejumlah peluang investasi di berbagai sektor unggulan.
Mulai dari sektor pertanian, perikanan, pariwisata, perdagangan, hingga pengembangan kawasan industri dan maritim.
Menurutnya, Bulukumba tidak hanya menawarkan potensi daerah, tetapi peluang investasi yang sudah bisa langsung dikerjasamakan dengan investor.
“Bulukumba tidak hanya menawarkan potensi, tetapi peluang investasi konkret, mulai dari pengembangan industri pengolahan di sektor pertanian dan perikanan, pengolahan hasil laut, hingga kawasan maritim terpadu,” jelasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
