Bupati Gowa Semangati Pasien Covid-19 Secara Virtual

Bupati Gowa Semangati Pasien Covid-19 Secara Virtual

EP
Echa Panrita Lopi

Penulis

Bupati Adnan mengaku, laju penularan Covid-19 semakin meningkat karena dipicu kesadaran masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan demi memutus mata rantai penyebaran masih sangat kurang.

Misalnya, aturan untuk menggunakan masker saat berada di luar rumah masih belum banyak diterapkan masyarakat secara disiplin.

Hal ini pula sehingga Pemerintah Kabupaten Gowa menganggap perlu mengeluarkan aturan tegas yang memiliki payung hukum agar mereka yang melanggar bisa mendapatkan sanksi sebagai bentuk ketidakpatuhannya.

“Ini lah kenapa kami mengeluarkan aturan bupati tentang kewajiban memakai masker, bahkan kebijakan ini kita dorong di tingkat legislatif agar dijadikan perda. Tujuannya sebagai bentuk ketegasan kami agar masyarakat bisa patuh dalam aturan,” ujarnya.

Penggunaan masker, kata Bupati Adnan menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.

Baca Juga

Karena berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa dalam satu menit kita berbicara itu akan mengeluarkan 1.000 droplet.

“Positif dan yang negatif jika pakai masker resiko penularan hanya 1,5 persen. Jika positif tidak memakai masker bertemu dengan orang sehat memakai masker resiko penularan sekitar 70 persen dan positif memakai masker dan sehat tidak memakai resiko penularannya 5 persen, sehingga memakai masker adalah bentuk pencegahan untuk diri,” urainya.

Sementara itu, salah seorang pasien Covid-19 yang saat sementara menjalani isolasi menyampaikan terimakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Gowa karena telah memfasilitasi dan memberikan pelayanan yang baik kepada dirinya.

Ia menceritakan sebelum dinyatakan positif Covid-19, dirinya sempat merasakan kering pada tenggorokan.

Kemudian bersama keluarga dirinya memutuskan untuk melakukan tes swab.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.