Terkini.id, Jeneponto – Di tengah Pandemi Covid-19 di awal tahun 2021 rentetan kejadian terjadi di Indonesia, mulai dari kecelakaan pesawat Sriwijaya Air pada 9 Januari hingga kemarin, 14 Januari 2021 Mamuju diguncang gempa.
Dengan terjadinya gempa di Mamuju Sulawesi Barat, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, menyampaikan duka mendalam atas bencana yang dialami masyarakat Mamuju.
“Sebagai bentuk kepedulian sesama anak bangsa mari kita mendoakan keluarga dan saudara kita di Mamuju agar tetap diberi perlindungan dan terhindar dari marabahaya serta ketabahan oleh Allah SWT,” tutur Iksan Iskandar dalam rilis tertulis yang disampaikan Kepala Bagian Protpim Pemkab Jeneponto, Mustaufiq, Jumat 15 Januari 2021.
Iksan Iskandar juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Jeneponto untuk turut mendoakan warga Mamuju.
“Saya minta masyarakat Jeneponto untuk mendoakan saudara kita di Mamuju, semoga Allah SWT memberikan ketabahan dalam menghadapi cobaan Allah SWT,” tutur Iksan.
- Dirgahayu ke-23 Terkini.id, Kepala Dinas Dukcapil Jeneponto Harap Tetap Kokoh Menyampaikan Informasi Faktual
- Pemkot Makassar Kedepankan Cara Humanis, 20 Lapak Dibongkar Mandiri
- Aksi AeroTani Mahasiswa Polbangtan Kementan Curi Perhatian di Gerakan Tanam Serempak
- 23 Tahun Terkini.id, Kapolsek Arungkeke Harapkan Tetap Jadi Pelita Informasi Tepercaya di Jeneponto
- Ansariadi, Putra Bulukumba dengan Jejak Global, Kini Pimpin FKM Unhas
Bupati Jeneponto dua periode ini juga mengimbau kepada warga Jeneponto yang bermukim di wilayah terdampak gempa di Mamuju untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Saya imbau warga Jeneponto yang ada di Mamuju untuk mengungsi ke tempat aman sampai kondisi sudah membaik dan akses transportasi sudah terbuka,” imbau Iksan Iskandar.
Diketahui, dari Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa susulan dengan kekuatan 6,2 M di Majene terjadi pukul 01.28 WIB atau 02.28 WITa, Jumat (15/1).Lokasi gempa ada di koordinat 2,98 Lintang Selatan dan 118,94 Bujur Timur. Gempa berada di kedalaman 10 kilometer.
Data Korban sementara, Kabupaten Majene 3 orang meninggal dunia, 24 orang luka-luka (pendataan) dan kurang lebih 2.000 orang mengungsi.
Sementara bangunan rubuh akibat gempa tersebut di antaranya Hotel Maleo, Kantor Gubernur Sulbar rumah warga (masih dalam pendataan) dan jaringan listrik padam.
Selain itu, akibat bencana tersebut longsor terjadi di 3 titik di sepanjang jalan poros Majene-Mamuju (akses jalan terputus), 62 unit rumah rusak (data sementara), 1 unit Puskesmas (rubuh ) dan 1 Kantor Danramil Malunda (rubuh).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
