Bupati Jeneponto Pastikan Copot Bendahara RSUD Lanto Dg Pasewang

Terkini.id, Jeneponto – Usai berunjuk rasa di Kantor Kejari Jeneponto, ratusan massa pemuda dan mahasiswa dari berbagai organisasi kembali ke halaman Kantor Bupati Jeneponto untuk menemui Bupati Iksan Iskandar.

Tepat pukul 16.30 WITA, Bupati Jeneponto Iksan Iskandar menemui pengunjuk rasa.

Di depan ratusan pengunjuk rasa, Iksan Iskandar berjanji akan segera mencopot bendahara Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang.

Baca Juga: Bupati Jeneponto Serahkan Kunci RLH, Program Lestari Nusa, Donatur Muslimah...

“Pada hari ini Senin, 13 Mei 2019 setelah mengambil pertimbangan secara hati-hati, kita telah mencopot Direktur RSUD Lanto Daeng Pasewang, dan sesegera mungkin kita akan mencopot Bendahara RSUD Lanto Daeng Pasewang,” jelas Iksan Iskandar, Senin, 13 Mei 2019.

Usai ditemui Bupati Jeneponto Iksan Iskandar, ratusan pengunjuk rasa membubarkan diri.

Ketentuan RSUD Lanto Daeng Pasewang tetap dijalankan

Baca Juga: Bupati Jeneponto Hadiri Rapat Paripurna Pengesahan Ranperda RPJMD 2018-2023

Sebelumnya diberitakan  para dokter RSUD Lanto Daeng Pasewang memutuskan untuk tidak melayani pasien mulai hari Rabu, 8 Mei 2019, sampai kondisi RS kembali normal.

Terkait kondisi tersebut, dr Ronal So OD juga menyebutkan beberapa ketentuan tetap dijalankan, antara lain:

1. Pasien rawat jalan, tidak dilayani, dan dialihkan kembali ke Puskesmas dan Dokter Keluarga.

Baca Juga: Resmikan Gedung PAUD Bupati Jeneponto Sebut Pendidikan adalah Ujung Tombak...

2. Pasien rawat darurat tetap dilayani, dengan ketentuan bahwa pasien tersebut memenuhi syarat dan kriteria Gawat Darurat. Pasien yang tidak memenuhi kriteria tersebut, terpaksa ditolak. Sehubungan dengan tidak adanya pelayanan DPJP, maka pasien dengan kategori harus rawat inap, akan rujuk ke RS tetangga.

3. Pasien yang sementara dalam perawatan, akan tetap dilayani sampai pasien masuk kategori dapat berobat jalan.

Bagikan