Bupati Jeneponto Serahkan Langsung 402 Sertifikat Tanah

Bupati Jeneponto menyerahkan langsung ratusan sertifikat kepada masyarakat.

Terkini.id,Jeneponto – Bupati Kabupaten Jeneponto Iksan Iskandar menyerahkan langsung sertifikat tanah program Pendaftaran tanah sistematis Lengkap (PTSL) Badan Pertanahan Nasional Indonesia.

Penyerahan sertifikat tanah itu berlangsung di ruang Pola Panrannuanta Kantor Bupati Kabupaten Jeneponto, Jalan Lanto Daeng Pasewang Kelurahan Empoang Kecamatan Binamu, Kamis, 28 Februari 2019.

Tampak hadir  Kakanwil BPN Sulsel, Dadang Suhendi, Sekda Syafruddin Nurdin, Wabup Jeneponto Paris Yasir, Kepala Kantor BPN Jeneponto, sejumlah pimpinan OPD Pemkab Jeneponto dan 400 penerima sertifikat tanah.

Bupati Jeneponto Iksan Iskandar mengatakan, ini merupakan program strategis nasional yang laksanakan presiden melalui Badan Pertanahan Nasional dengan tujuan bagaimana masyarakat  mendapatkan sertifikat tanah dengan mudah.

“Adanya program nasional tersebut, salah satu menyelesaikan aset dan masalah sengeketa tanah itu sendiri, bisa ditekan, dan sertifikat tanah ini dapat mensejahterakan masyarakat,” jelasnya.

Sementara Kakanwil BPN Sulawesi Selatan, Dadang Suhendi menyampaikan, persoalan masalah tanah adalah persoalan yang sangat rentan terjadi komplik, untuk itu perlu bukti kepemilikan tanah.

“Hati-hati mengelola tanah harus sesuai dengan perundang-undangan. Sertifikat itu harus dapat menjamin tingkat kesejahteraan mmasyarakat. Sertifikatharus dapat menyelesaikan berbagai masalah  yang di alami masyarakat, sertifikat harus membawa masyarakat tersenyum dan bahagia,” kata Dadang Suhendi.

Dia berharap agar masyarakat dapat mempergunakan sertifikat tanah itu dengan baik,”Jangan salah gunakan sertifikat yang dimiliki masyarakat, perlakukan sertifikat tanah itu seperti istri atau suami,” harapannya.

Dimana program PTSL 2018 dengan target 6.000 bidang dengan realisasi 5.336 bidang,” hari ini yang dibagikan 402, 400 PTSL dan 2 bidang aset daerah, yang tidak terealisasi itu karena pemilik tanahnya tidak berada di Jeneponto,” ujarnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini