Bupati Sukri Perintahkan Dinsos Cek Penerima PKH dan Rastra di Wilayah Ini

Bupati Sukri Perintahkan Dinsos Cek Penerima PKH dan Rastra

Terkini.id,  – Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial terkait adanya pengaduan masyarakat di Dusun Bonto Puang Desa Bonto Barua Kecamatan Bonto Tiro Kabupaten Bulukumba kepada DPRD Kabupaten Bulukumba terkait PKH dan Rastra, maka Bupati Sukri Sappewali perintahkan Kepala Dinas Sosial dan Camat Bonto Tiro untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan.

Bupati Bulukumba, A. Sukri A. Sappewali berharap, pembagian bantuan dari Kementerian Sosial ini harus tepat sasaran, jangan sampai ada pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan bantuan ini untuk kepentingan pribadi atau kelompoknya.

“Ini bantuan untuk masyarakat miskin atau pra sejahtera, jadi jangan ada yang coba-coba bermain dalam proses pembagian bantuan ini,”ujarnya.

Ia juga berharap taraf hidup masyarakat yang menerima bantuan bisa lebih baik kedepannya. Ia juga akan terus memantau bantuan yang turun kemasyarakat, Saya tidak mau ada bantuan yang turun kemasyarakat tidak tepat sasaran.

“Jangan sampai ada yang memanfaatkan bantuan ini untuk kepentingan pribadinya, apalagi kita tau Bersama, Tahun ini adalah tahun politik, jadi semua harus serba hati-hati,”terangnya.

Bupati Sukri mengaku jika dirinya mendapat laporan Selasa 5 Maret 2019 soal PKH dan rastra, makanya Ia perintahkan Kadis dan Camat untuk melihat langsung kondisi kehidupan penerima bantuan tersebut.

“Jika memang layak menerima, silahkan dilanjutkan penyerahan bantuannya, tapi jika tidak layak, segera proses administrasinya, dan laporkan kepada Kementerian Sosial untuk diganti. Masih banyak masyarakat kita yang masih membutuhkan perhatian pemerintah. Dinas social harus bekerja secara professional, tidak perlu takut jika memang apa yang kita lakukan sudah benar dan berjalan sesuai prosedur,”lanjutnya.

Sementara Plt. Camat Bonto Tiro H. A. Rahmad Syafri yang dimintai tanggapan terkait pemberitaan di media sosial menyampaikan bahwa memang betul ada laporan dari masyarakat Bonto Barua atas nama H Rukiah terkait dengan pembagian bantuan Program Keluarga Harapan dan rastra untuk masyarakat pra sejahtera.

Dia mengadu di Kantor DPRD kalau Bantuan yang akan dia terima dialihkan kepada yang lain dan yang menerima itu adalah pendukung Kepala Desa terpilih A. Kaharuddin.

“Hari ini saya bersama Kadis Sosial, Kapolsek dan jajarannya turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi yang sebenarnya. Kami juga mendatangi satu persatu keluarga yang merasa tidak puas dengan pembagian bantuan tersebut dan memang ditemukan di lapangan ada beberapa keluarga yang sebenarnya sudah tidak layak lagi untuk mendapat bantuan tersebut,”ujarnya.

“Jadi bukan karena berbeda pilihan saat Pilkades sehingga tidak mendapatkan lagi, karena ini sangat jelas aturannya, bahwa yang mendapatkan bantuan dari Program Keluarga Harapan dan Bantuan Beras ini untuk masyarakat miskin atau masyarakat pra sejahtera,”lanjut Rahmad.

Dikatakan Rahmad, bahwa haram kita meterima atau memakan ini bantuan kalau bukan hak kita, masih banyak masyarakat Desa Bonto Barua yang lebih berhak untuk mendapatkan bantuan ini.  Olehnya itu, kami mengusulkan kepada Kepala Dinas Sosial untuk segera merevisi kembali daftar penerima bantuan tersebut untuk diajukan kembali ke Kementerian Sosial, sehingga apa yang kita harapkan guna terwujudnya peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat kita capai dengan memberikan bantuan tepat kepada sasaran.

“Hari ini juga saya sudah laporkan kepada Bupati terkait apa yang menjadi pemberitaan di media sosial, dan beliau meminta kepada saya untuk betul-betul mengawal program ini sehingga program ini tepat sasaran. Beliau juga berpesan kepada saya untuk tetap selalu berkoordinasi dengan Instansi Pemberi bantuan, karena camat dan kepala desa itu adalah ujung  tombak pembangunan di daerah,”tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Bulukumba

Tugas Guru PAUD Merancang Masa Depan

Terkini.id,Bulukumba - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Bulukumba kembali menggelar Workshop. Kegiatan rutin tiap tahun bagi guru-guru PAUD