Terkini.id, Takalar – Bupati Takalar Syamsari Kitta meninjau penggunaan irigasi tetes di Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang. Sabtu 16 Januari 2021
Irigasi tetes digunakan untuk mengairi hampir 160 hektar padi warga Desa Bontomanai, yang hampir seluruhnya merupakan sawah tadah hujan.
Selain menjadi solusi petani yang kekeringan pada musim kemarau, irigasi tetes juga menghemat penggunaan air jika dibandingkan dengan mesin pompa air biasa.
“Jadi dengan irigasi tetes yang bisa mengairi kurang lebih 160 hektar. Dan selama ini kita selalu berpikir bagaiamana solusinya ini agar air tidak terbuang-buang percuma, maka irigasi tetes inilah jawabannya yang penggunaannya airnya sesuai dengan kebutuhan,” jelas Bupati Takalar Syamsari,
Bupati Takalar Syamsari Kitta saat meninjau penggunaan Irigasi tetes di Desa Bontomanai kecamatan Mangarabombang berbekal teknologi irigasi tetes juga dapat digunakan untuk mempupuk tanaman yang dalam masa vegetatif yakni menggunakan pupuk cair dan akan dialirkan melalui selang irigasi.
- Penjabat Bupati Setiawan Aswad Resmikan Outlet Browcyl Takalar
- Pemadaman Listrik Hari Ini di Gowa dan Takalar Masih Berlangsung Sore Hingga Malam
- Dilaporkan ke Presiden, Pemkab Takalar Terancam Diberi Sanksi
- BCA Dukung Penghijauan di Kabupaten Takalar Melalui Penanaman Ribuan Bibit Pohon Mangrove
- Ajak ASN Sejahtera, Sekda Takalar Berwirausaha dan Menabunglah di PT Taspen
“Salah satu persoalan yang dihadapi oleh petani kita khususnya di Marbo adalah pada saat musim kemarau kita kekurangan air padahal kebutuhan akan air kurang lebih sama dengan musim hujan. Untuk mngatasi persoalan tersebut petani bisa menggunakan iritasi tetes,” tutup Bupati Takalar.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
