Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang memperlihatkan budayawan kondang Emha Ainun Nadjib atau akrab disapa Cak Nun mengaku ogah dipanggil Presiden ke Istana Negara, viral di media sosial.
Video Cak Nun mengaku tak pernah mau dipanggil presiden ke Istana Negara itu viral usai diunggah pengguna Twitter Bambangmulyono2, seperti dilihat pada Jumat 22 April 2022.
Dalam narasi cuitannya, netizen itu melontarkan sindiran menohok atas pernyataan Cak Nun dalam video unggahannya itu.
“Namanya Emha Ainun Nadjib gak mungkin dipanggil Presiden…. Kalau di panggil Cak Nun…. Mungkin,” cuit netizen Bambangmulyono2.

Dilihat dari video itu, tampak Cak Nun tengah berbicang dengan jurnalis kondang Najwa Shihab. Perbincangan itu pun disaksikan banyak orang.
- Prabowo Menyatu dengan Jamaah Maiyah Cak Nun dan Kiai Kanjeng di Mojokerto
- Pesan dr. Tifa: Jangan Pilih yang Suka Piara Kodok, Jadinya Beternak Cebong
- Budayawan Cak Nun: Jika Partai PDIP Mudhorot Bagi Bangsanya Akan Dihancurkan Oleh Allah
- Pernyataan Megawati Viral, Netizen Unggah Video Cak Nun: Jangan Disalahkan, Dia Tak Sekolah, Tak Punya Ilmu Pahami Itu!
- Cak Nun: Aku Diperintah Allah Jadi Orang Jawa, Gak Usah Jadi Orang Arab
Cak Nun lantas menegaskan bahwa dirinya tak bisa dipanggil presiden ke Istana. Justru sebaliknya, dia lah yang harusnya berhak memanggil presiden.
“Hey saya gak bisa dipanggil presiden, saya yang berhak panggil presiden karena aku rakyat, aku yang bayar,” ujar Cak Nun.
Maka dari itu, ia mengaku tak pernah mau datang ke Istana sekalipun dipanggil oleh presiden. Bahkan, menurut Cak Nun, dirinya merasa hina apabila datang ke Istana Negara.
“Itu yang saya lakukan, karena saya tidak pernah mau dipanggil ke Istana, saya nggak mau sama sekali. Hina saya kalau saya ke sana,” tuturnya.
Menurutnya, sikapnya itu bukanlah bentuk kesombongan melainkan dirinya merasa selaku rakyat memegang kedaulatan tertinggi di Indonesia sebagai negara demokrasi.
“Itu bukan soal kesombongan. Katanya rakyat, rakyat yang pegang kedaulatan. Katanya demokrasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Cak Nun juga menegaskan menolak dipanggil presiden ke Istana lantaran menurutnya jabatan presiden hanyalah outsourcing.
“Presiden kan outsourcing, turun 5 tahun. Turun 5 tahun kok manggil-manggil bos. Turunnya melamar untuk ketemu bos, kan gitu,” ujarnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
