Terkini.id, Jakarta – Cendekiawan Islam, Emha Ainun Nadjib atau yang akrab disapa Cak Nun kembali membahas persoalan khilafah di Indonesia.
Cak Nun mengatakan bahwa khilafah merupaka ‘ide’ dan sejatinya berasal dari Allah SWT.
Berdasarkan video YouTube yang berjudul ‘Perlukah Khilafah Ada di Indonesia?’ yang tayang di saluran Youtube King of Ye Reborn, Cak Nun melongarkan pertanyaan.
Ia mempertanyakan, dengan kondisi yang ada seperti saat ini, apakah memungkinkan khilafah di Indonesia ditegakkan.
Tak lama kemudia ia pun dengan yakinnya menjawab pertanyaan tersebut dengan mengatakan sangat mungkin.
- Pesan dr. Tifa: Jangan Pilih yang Suka Piara Kodok, Jadinya Beternak Cebong
- Soal Sesajen, Cak Nun: Siapa Bilang itu Buat Setan dan Sembah Selain Allah?
- Sebut Israel Takut kepada Orang Jawa, Cak Nun: Soalnya Wong Jowo Lebih Licik
- Ajak Umat Islam Agar Tak Benci Israel, Cak Nun Ingatkan Nabi Ibrahim Tokoh Yahudi
- Sindiran Keras Cak Nun: Di Indonesia, Manusia Lebih Berkuasa dari Tuhan
Akan tetapi, kata Cak Nun, proses penegakkan khilafah tidak dilakukan secara berorasi atau melalui omongan semata.
Cak Nun berpendapat bahwa hal itu bisa ditempuh melalui jalur konstitusi.
“Kalau mau dengan cara normal, kan harus berdebat di DPR untuk mengkhilafahkan Indonesia. Itu semua kan harus ditempuh. Kalau cuma ngomong doang, percuma. Kalau kamu keserempet sama ucapanmu, nanti dituduh makar,” ujar Cak Nun, dikutip dari Hops, Kamis 18 Maret 2021.
Oleh karena itu, Cak Nun mengingatkan, khilafah merupakan ‘produk’ yang dibuat oleh Allah SWT.
“Yang pasti khilafah itu idenya Allah. Nabi Adam dan keturunannya itu dilahirkan untuk menjadi khalifah. Nah, jadi kalau anti-khilafah, kamu berhadapannya sama Allah,” tegasnya.
Selain itu, Cak Nun juga mengatakan bahwa ia mengherankan banyaknya orang yang membenci konsep ‘khilafah’.
Tak sedikit dari masyarakat yang mengatakan khilafah adalah buha pemikiran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Cak Nun berpesan, tak apa jika kalian tidak cocok dengan HTI, tapi ia juga meminta agar tidak menjadi anti-khilafah.
“Jadi kalau kamu gak cocok sama HTI masih oke, kalau anti-khilafah ya itu tadi. Khilafah itu bikinan Allah, jangan kamu lawan terus anti-khilafah. Sana kamu berhadapan sama Allah, aku gak ikut-ikut.” pungka budayawan ini.
Sekali lagi ia mengatakan bahwa, bertolak belakang dengar pendapat HTI adalah sebuah kewajaran.
Tapi, ia juga mengingatkan bahwa menjadi anti-khilafah adalah tindakan yang salah.
“Jadi kalau Anda berbeda pendapat dengan HTI, sangat wajar. Tapi kalau Anda anti-khilafah, salah,” urainya.
Selain itu, Cak Nun juga sempat menyinggung HTI yang di mana diketahui sangatlah aktif dalam menggaungkan tegaknya khilafah di Tanah Air.
Dalam kesempatan tersebut, Cak Nun menilai bahwa baik pihak HTI maupun pemerintah sama-sama bersalah.
“Menurut saya kedua-duanya salah. HTI-nya tidak menghitung secara strategis, pemerintahnya juga enggak santun. Harusnya kan tabayyun dulu, islah dulu,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
