Calon Kades Tambangan Cabut Nomor Urut, Risman Nomor Urut 1

Dua calon kepala desa mencabut nomor urut, Risman Nomor Urut 1

Terkini.id, Kajang – Tahapan pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bulukumba terus berjalan, setelah Panitia Pilkades mengumumkan Calon Kepala Desa yang lulus tahapan seleksi, tahapan selanjutnya adalah pencabutan nomor dan pemaparan visi misi.

Pada hari ini, Minggu 16 Februari 2020 tibalah saatnya untuk pencabutan nomor urut. Terkhusus di Desa Tambangan Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba terdapat dua pasangan calon masing-masing Risman alias Iffan dan Abu Ayub.

Berdasarkan informasi yang dihimpun terkini.id, Risman mencabut balutan kertas berisi nomor urut, Risman mendapat nomor urut 1 dan Andi Abu Ayub nomor urut dua.

Calon Kepala Desa Tambangan, Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, Risman Hasan Buro, merasa bersyukur mendapatkan nomor urut 1. Insya Allah sebagai angka keberhasilan dalam peseta demokrasi.

“Mohon dukungan dan doanya. Ini sudah menjadi ketentuan Allah SWT untuk dipertimbangkan menuju Kemenangan,” ujar suami dari Ruhayati, S.Pd ini.

Pengusaha kelahiran Tambangan, 22 Februari 1982 ini pun berharap, Pilkades di Desa Tambangan Kecamatan Kajang Bulukumba ini berlangsung dengan aman dan kondusif.

“Mari kita bersama-sama menjalankan pesta demokrasi Pilkades di Tambangan ini dengan saling menjaga, saling menghormati, Sipakainga, Sipakatau dan Sipakala’biri demi terwujudnya Pilkades yang berintegritas,” tutur dia.

Ditanya soal niatnya maju di Pilkades Tambangan, Iffan mengaku ingin merubah pola pembangunan serta peningkatan perekonimian di segala sektor menjadi lebih mapan lagi.

“Untuk masyarakat Tambangan agar kiranya dalam menghadapi pesta rakyat ini mari kita sama-sama saling menjaga silaturrahmi jangan sampai terputus dan timbul ketidak nyamanan, perselisihan baik di segi keluarga ataupun yang lainnya cuma karena disebabkan adanya Beda dukungan,” urainya.

Ia juga menyampaikan siapapun yang terpilih nantinya, mari kita tingkatkan bidang keagamaan dengan membina generasi Bangsa untuk menjadi panutan.

“Mari kita jaga baik baik hubungan emosional dengan masyarakat. Masyarakat tidak terlalu perlu Bantuan, janji-janji manis berupa apapun tapi masyarakat itu cuma butuh Sapaan dan teguran yang positif, itu sudah jauh lebih berarti ketimbang yang lainnya,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Jurnalis Peduli Kemanusiaan Galang Donasi Bantu Tenaga Medis

Amien Rais Mau Bikin Partai Baru Usai Kalah di Kongres, Ini Kata Putranya

Waspada, Modus Penipuan ‘Catut Nama dan Foto’ Karyawan Perusda Sulsel di Tengah Wabah Corona

Kabar Gembira, 5 Pasien Covid-19 di Makassar Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik: PLN Siap Gratiskan dan Beri Diskon Tarif Listrik di Tengah Corona

Beredar Video Warga di Makassar Tolak Pemakaman Jenazah karena Takut Corona

Parkir Sembarangan, Pria Ini Tendang Mobil Tetangga Hingga Penyok

PMI Makassar Bersama Aparat Polri Gencarkan Penyemprotan Disinfektan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar