Cegah Penyerobotan Lahan, Pemkot Gelar Sosialisasi dengan Lurah Se-Kota Makassar

Cegah Penyerobotan Lahan, Pemkot Gelar Sosialisasi dengan Lurah Se-Kota Makassar

K
FD
Kamsah
Fachri Djaman

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Persoalan tanah beberapa bulan terakhir ramai dibincangkan lantaran beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab kerap kali mengklaim lahan yang bukan miliknya. Kendati secara hukum mereka tidak memiliki bukti yang kuat.

Menyikapi itu, Dinas Pertanahan Kota Makassar menggelar acara Sosialisasi Penataan dan Pemanfaatan Tanah Negara Kota Makassar 2019 di Hotel Continent, Jalan Adiyaksa, Makassar, Rabu, 7 Agustus 2019.

Sosialisasi khusus diperuntukkan bagi lurah se-kota Makassar dengan tujuan memberi pemahaman dan juga informasi mengenai kondisi pertanahan di Makassar.

Selain itu, menjelaskan kepada lurah ihwal menata tanah yang menjadi aset pemerintah kota agar dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

Sekretaris Dinas Pertanahan Kota Makassar Andi Badi Sommeng menuturkan, kegiatan ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para lurah dan juga sebagai langkah awal dalam penyelamatan aset daerah.

Baca Juga

“Kegiatan ini tujuan utamanya sebagai media informasi kepada lurah di Makassar mengenai tata cara dan penataan aset daerah dan juga akan dibahas mengenai langkah penyelamatan tanah yang masuk dalam aset daerah Pemerintah Kota Makassar,” ungkap Andi Badi.

Saat ini, kata dia, Dinas Pertanahan Kota Makassar secara bertahap akan melakukan penyertifikatan lahan yang masuk dalam aset daerah Pemkot Makassar agar tidak ada lagi klaim dari pihak lain.

“Dinas Pertanahan Kota Makassar secara bertahap akan membuatkan sertifikat untuk tanah yang sudah masuk dalam data aset daerah Pemkot Makassar. Diawali dengan pembuatan papan bicara, pematokan, pemagaran, dan selanjutnya sertifikat,” urainya.

Selain itu menurut dia, pihaknya bakal menempatkan pula petugas penjaga untuk menjaga aset daerah ini.

Sekretaris Daerah Kota Makassar, M Ansar, memaparkan kondisi pertanahan di Makassar. Ia mengatakan perlu perhatikan lebih lantaran maraknya oknum nakal, terlepas dari nilai jual yang cukup tinggi.

“Perlu pemahaman seperti ini untuk para lurah yang secara langsung berhadapan dengan masyarakat di lapangan,” terangnya.

Ansar berharap, melalui sosialisasi ini bisa meminimalisir adanya penyerobotan lahan yang tidak semestinya dan perlu dibuatkan aturan tegas untuk itu.

“Aset daerah Pemkot Makassar harus dijaga dan diperuntukkan sesuai keperluannya,” pungkas Ansar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.