Terkini.id, Makassar – Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar Naisyah Tun Azikin mengatakan perkembangan kasus Covid-19 di Kota Makassar didominasi transmisi lokal di dalam rumah.
“Dari bapak ke anak, ibu ke anak. Banyak sekali terjadi sehingga salah satu paling penting isolasi, memisahkan orang yang positif dan negatif termasuk dalam rumah, itu yang kita khawatirkan,” kata Naisyah, Senin, 4 Mei 2020.
Naisyah mencontohkan bahwa ada kasus yang awalnya hanya 1 yang positif di dalam rumah. Perlahan dia menularkan kepada 6 keluarganya yang lain.
“Kita cepat putuskan sumbernya dengan harapan tidak menulari orang lain,” kata dia.
Untuk itu, isolasi mandiri mutlak diperlukan bagi orang dalam pemantauan (ODP) dan orang tanpa gejala (OTG).
- Perkuat Program Gizi Masyarakat, Dinkes Makassar Rapatkan Koordinasi Kepala Puskesmas
- Respons Kilat! Dinkes Makassar Tindaklanjuti Aduan Warga Lewat LONTARA+
- Dinas Kesehatan Makassar Mewujudkan Kota Rendah Karbon Lewat Layanan Home Care Dottoro'ta
- Peduli Sosial, Umi Green Coffee Gelar Khitanan WA Gratis, Gandeng Dinkes Makassar
- Kasus Covid-19 Anak Meningkat, Dinkes Makassar: Lebih Sulit Jaga Prokes
Hal itu untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Pemerintah, kata dia, telah menyiapkan beberapa hotel, seperti Swiss-Bel, untuk menampung OTG dan OTD.
“Jadi yang kita persyaratkan masuk hotel adalah mereka yang rumahnya tak memenuhi persyaratan untuk isolasi mandiri,” kata dia.
Menurut Naisyah, banyak ODP dan OTP yang meminta diisolasi di rumah. Namun kata dia, pihak petugas akan meninjau untuk memastikan rumahnya memenuhi persyaratan.
Seperti memiliki kamar sendiri dan kamar mandi pribadi. Pasalnya, bila tidak mempunyai kamar mandi berpotensi untuk menularkan kepada keluarga terdekat dan orang sekitar.
“Pasti keluar lagi akhirnya dia kontak lagi dengan orang lain yang negatif,” kata dia.
Hingga saat ini, berdasarkan data dari dinas kesehatan, jumlah ODP dan OTG yang diisolasi di hotel berjumlah 130 orang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
