Terkini.id, Makassar – Penjabat Wali Kota Makassar Rudy Djamaluddin mewanti-wanti adanya permainan calo pada penerimaan peserta didik baru atau PPDB Kota Makassar 2020/2021 jalur zonasi.
“Saya sampaikan ke teman-teman Pemkot terkait dengan pelayanan, tidak ada toleransi bagi yang ingin mencederai pelayanan kita ke masyarakat baik itu oknum mau penipu,” kata Rudy di Posko Covid-19, Senin, 13 Juli 2020.
Rudy mengatakan dirinya tak akan memberi toleransi terhadap oknum yang hendak mengambil hak masyarakat.
“Begitu bukti jelas kemudian diproses di Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan dinyatakan memang ada langsung ditindak dengan sanksi,” kata dia.
Ia mengatakan telah meminta dinas pendidikan untuk memperbaiki pelayanan sistem.
- SPMB Makassar 2026 Resmi Dibuka, Berikut Jadwal Lengkapnya
- Pemkot Makassar Perkuat UMKM Lewat Literasi dan Inklusi Keuangan TPAKD
- Direktur Al Hajj Travel Harap Rakernas II ASITA Lahirkan Strategi Baru Pariwisata
- Transparan, Dinkes Jeneponto Ungkap Temuan Bakteri dan Histamin Penyebab 29 Anak Sakit Usai Makan MBG
- Ketua ASITA Sulsel Didi Leonardo Manaba: Penguatan Kolaborasi Penting Hadapi Tantangan Global
Hal itu kata Rudy, agar tak ada calon siswa yang terkendala melakukan pendaftaran.
“Saya ingin masyarakat Makassar yang ingin bersekolah harus punya kursi,” tegasnya.
Dia mengatakan, bila masyarakat ingin maju maka mesti menempuh pendidikan melalui sekolah, termasuk melalui sekolah swasta. Pemerintah Kota Makassar, kata Rudy, menangani pendidikan hingga SMP.
Terkait dengan sistem pendaftaran yang sempat mengalami kendala, Rudy mengatakan telah menyampaikan ke Disdik dan Diskominfo untuk melakukan perbaikan sistem.
“Alhamdulillah sistem sudah semakin baik,” kata dia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
