Chusnul: Ganjar Kejar Target Penurunan Angka Stunting, Warganet: Udah Masuk Gorong-gorong Blom?

Chusnul: Ganjar Kejar Target Penurunan Angka Stunting, Warganet: Udah Masuk Gorong-gorong Blom?

TN
R
Thamrin Nawawi
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, JakartaPegiat media sosial Chusnul Chotimah menuliskan di akun media sosial Twitternya bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kejar target penurunan angka Stunting.

Chusnul merincikan dengan pendekatan kepada 3 pihak yakni dialog dengan Bidan, dialog dengan Ibunda dan dialog dengan sponsor, Pak Ganjar memastikan selalu anak-anak balita bisa diselamatkan sejak dini dari stunting, bahkan sejak bayi.

Hal ini Chusnul sampaikan di akun Twitternya @ChusnulCh_ pada hari Sabtu, 23 Juli 2022. Chusnul juga memposting 4 buah foto dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan melampirkan link dari artikel berita media JPNN.com 

“Ganjar Kejar Target Penurunan Angka Stunting
1. Dialog dengan Bidan 
2. Dialog dengan Ibunda 
3. Dialog dengan sponsor 
Dengan pendekatan kpd 3 pihak, Pak Ganjar memastikan selalu anak2 balita bisa diselamatkan sejak dini dari stunting, bahkan sejak bayi.
https://jpnn.com/news/ganjar-kejar-target-penurunan-angka-stunting-begini-caranya,” tulis Chusnul Chotimah.

Chusnul: Ganjar Kejar Target Penurunan Angka Stunting, Warganet: Udah Masuk Gorong-gorong Blom?

Cuitan dari Chusnul Chotimah ini dikomentari beragam dari warganet dan salah satunya dari akun dengan nama Hukum SukaSuka @abeeml 

Baca Juga

“Udah masuk gorong-gorong blom?,” komentar warganet tersebut.

Chusnul: Ganjar Kejar Target Penurunan Angka Stunting, Warganet: Udah Masuk Gorong-gorong Blom?

Dilansir dari jpnn.com dengan judul artikel berita ‘Ganjar Kejar Target Penurunan Angka Stunting, Begini Caranya’ link berita yang dilampirkan Chusnul Chotimah, Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo meminta percepatan data bayi di bawah dua tahun (baduta) dan ibu hamil dengan risiko tinggi stunting di Kabupaten Brebes.

Pasalnya, saat ini angka stunting di Kabupaten Brebes masih lebih dari 23 persen. Padahal, kata Ganjar target angka stunting nasional adalah 14 persen.

“Kita musti “berburu” karena target penurunan stuntingnya cukup tinggi. Brebes ini menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian,” ungkap Ganjar dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (22/7).

Menurutnya, percepatan penurunan angka stunting membutuhkan kerja sama dari semua pihak, termasuk masyarakat.

“Kawan-kawan yang mendampingi Posyandu seluruh Indonesia sudah bergerak, saya minta ke Brebes juga. Hari ini dari Tanoto Foundation datang juga, maka dibuatkan rumah Sigap yang di dalamnya ada permainan dan edukasi,” katanya.

Tanoto Foundation berinisiaf mendirikan empat Rumah Anak SIGAP di Jateng untuk mendukung upaya percepatan penurunan stunting. Langkah itu diharapkan diikuti oleh perusahaan dan kelompok masyarakat lain yang peduli.

Ganjar pun telah bertanya langsung pada petugas Posyandu terkait data stunting di wilayah Brebes.

“Target inilah yang kita mulai pantau terus-menerus. Termasuk yang risti (risiko tinggi) itu nanti sampai kelahirannya kapan, tolong itu dijaga. Dokter dan nakes dari Puskesmas, dan bidan-bidan kita harapkan semuanya mantengin itu semua,” jelasnya.

Ganjar juga mengunjungi posyandu Dukuh Kramatsari di Desa Pengaradan.

Selain bertemu baduta potensi stunting dan ibu hamil berisiko tinggi, Gubernur juga memberikan bantuan makanan bergizi untuk balita dan ibu hamil di Desa Pengaradan.

“Ibunya diintervensi agar gizi dan ASI-nya lancar. Anaknya dikasih gizi juga sehingga kita intervensi dua-duanya. Dalam usia dini itu betul-betul stuntingnya bisa kita tangani dengan baik,” tegas Ganjar.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.