Dandim Gagas Kebun Percontohan Pohon Lontara di Jeneponto

Terkini.id,Jeneponto – Kabupaten Jeneponto memiliki banyak potensi yang dapat memajukan perekonomian masyarakat, bahkan potensi sejumlah potensi yang dimiliki bisa dijadikan sebagai destinasi wisata.

Seperti pohon lontara, pohon serbaguna ini merupakan ikon Butta Turatea yang sangat berpotensi untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Jeneponto.

Pemanfaatan potensi yang dimiliki pohon lontara akan di gagas oleh Dandim 1425 Jeneponto, Letkol Inf Irfan Amir, dengan berniat untuk mengekspos keluar potensi khas Jeneponto.

Baca Juga: Agum Gumelar Bicara Soal Anggota TNI Aktif yang Menentang Pancasila

“Sementara ini kita sementara mempersiapkan kebun percontohan pohon lontara, kebun itu akan kita lestarikan dan akan jadikan destinasi wisata, yang akan proses pembuatan gula merah dan ballo manis,” kata Letkol Inf Irfan Amir

Putra lokal Jeneponto itu menyampaikan, Jeneponto memiliki kearifan lokal yang perlu dikembangkan menjadi ikon yang dapat menunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Baca Juga: Jadi Penyebab Kemacetan di Bandara Soetta, TNI AD Minta Maaf

Jadi kebun lontara itu, kata dia akan jadikan destinasi wisata yang akan memperkenalkan bagaimana proses pembuatan gula merah dari pohon lontara dan juga proses pembuatan ballo manis, proses itu harus diekspos keluar.

“Jadi jika ada pejabat dari luar kita akan ajak untuk melihat langsung proses pembuatan gula merah dan ballo manis di kebun percontohan, kebunnnya terletak di Kampung Bontoloe Kelurahan Balang,” jelas Irfan Amir.

Irfan melanjutkan, khusu untuk ballo manis, dirinya akan berencana untuk membuat kemasan khas.

Baca Juga: Jadi Penyebab Kemacetan di Bandara Soetta, TNI AD Minta Maaf

“Ballo ini kan orang anggap memabukkan orang jika mengkonsumsinya, itu kan pemikiran negatifnya, tapi jika ballo manisĀ  Lontara ini kita kemas dengan baik fungsinya sangat banyak,” ujarnya.

Dia pun berencana untuk membahas hal tersebut dengan pemerintah Kabupaten Jeneponto.

“Insya Allah, kita akan bahas itu dengan Pemerintah, dan rencana kita akan hadirkan, dari ulama, medis tokoh budaya untuk membahas ballo manis ini,”ungkapnya.

Bagikan