Terkini.id, Makassar – Di tengah kesibukannya menyiapkan pemerintahan yang sehat dan bersih melalui tim transisi, kasus dugaan pencemaran terhadap mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla terus membayangi Moh Ramdhan “Danny” Pomanto.
Kasus tersebut ditengarai kembali bergulir seiring terpilihnya Danny Pomanto sebagai Wali Kota Makassar.
Danny mengatakan dirinya tak gentar dan siap
bertarung di hadapan hukum terkait kasus yang menimpanya.
Sebab, dirinya juga telah melaporkan pihak penyebar rekaman kepada pihak Kepolisian. Menurut Danny, pembicaraan tersebut merupakan hal privat lantaran terjadi di dalam rumah. Menurutnya, hal itu tak seharusnya disebarluaskan.
”Tidak ada masalah. Silakan saja. Toh laporan saya juga diproses di Kepolisian, soal pihak yang menyebarkan. Itu kan dari mereka semua,” kata Danny, Selasa, 2 Februari 2021.
- Bupati, Wabup dan Forkopimda Jeneponto Ikuti Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-81 RI
- Bukan Cuma Keluarga Besar yang Kecewa, Semua Parpol Pengusung pun Sepakat Rekomendasikan Pemakzulan Bupati Gowa
- Pemkab Jeneponto Gelar Gladi Bersih Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih Jelang HUT ke-81 RI
- Ketua DPRD Bulukumba Umy Asyiatun Dipercaya Pimpin ADKASI Sulsel, Perjuangkan Tambahan TKD
- Tak Sekadar Fun Walk, PSMTI Makassar Serahkan Sertifikat kepada 40 Peserta Kursus Bahasa Mandarin
Danny menegaskan akan menjalani seluruh proses hukum. Ia mengatakan biarkan hukum menentukan siapa yang salah.
Selain itu, Danny juga ingin pihak hukum membuka motif dibalik penyebaran rekaman tersebut.
”Yang rekam mereka, yang sebarkan mereka, yang rasiskan juga kan mereka. Jadi biarkan saja, supaya kita tahu apa motifnya,” ungkapnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
