Danny Pomanto Sebut Pertumbuhan Ekonomi Makassar Lebih Tinggi dari Jawa

Danny Pomanto
Danny Pomanto Sebut Pertumbuhan Ekonomi Makassar Lebih Tinggi dari Jawa

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyebut pengusaha yang taat pajak sebagai pejuang-pejuang Kota Makassar.

Hal ini, Danny sampaikan saat membawa materi di hadapan pengusaha Hotel, Restoran, Hiburan, dan Parkiran di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Selasa, 9 April 2019.

Di hadapan pengusaha, ia mengatakan bahwa pajak menjadi penopang besar pertumbuhan ekonomi di Makassar. Danny pun meminta para pengusaha agar terus memiliki kesadaran taat pajak.

“Kita ini bukan kota industri, belum juga kota pariwisata, tapi struktur ekonomi kita tercipta dengan sangat luar biasa. Surabaya, Bandung, dan Semarang punya industri besar. Tapi kita bisa bandingkan, pertumbuhan ekonomi mereka rata-rata berkisar 6 persen lebih saja,” kata Danny.

Sedangkan Makassar mencapai 8,2 persen namun tetap pada tingkat inflasi rendah,” sambungnya.

Danny: Pertumbuhan ekonomi Makassar lebih tinggi dari Jawa

Menarik untuk Anda:

Pertumbuhan ekonomi Makassar, kata Danny, lebih tinggi dari Jawa lantaran kaki ekonomi di Jawa hanya ditopang 2 core ekonomi saja, jasa dan industri.

“Jika dollar naik, industri goncang, buruh akan berdemonstrasi, maka pertumbuhan ekonomi di kota itu pun akan turun,” ujar Danny saat memaparkan materinya.

Sedangkan di Makassar, lanjut dia, telah ditopang 4 core ekonomi yang hampir sama rata.

“19 persen ekonominya ditopang industri pengelohan, 17 persen dari jasa perdagangan, dan 17 persen yang lain bersumber dari makan minum, serta 14 persennya adalah properti,” ungkapnya.

Menurut Danny, pengusaha hotel dan restoran adalah pihak yang paling pertama menikmati pertumbuhan ekonomi tinggi dan tingkat inflasi rendah ini.

“Terutama pengusaha hotel dan restoran,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Di hadapan Warga Layang, Danny Sebut Sebagai Orang Merdeka dan Bukan Boneka

Minim Partisipasi, Pemkot Makassar Kembali Tes Usap Massal di Kecamatan Untuk Ketiga Kalinya

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar