Terkini.id, Jakarta – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) telah menggelar aksi unjuk rasa soal penolakan pemecatan 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin, 27 September 2021 kemarin.
Di balik aksi tersebut, ternyata terdapat sejumlah mahasiswa yang mengalami peretasan akibat dari mengikuti aksi unjuk rasa tersebut.
Salah seorang yang mengalami teror tersebut adalah seorang mahasiswa dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Isan.
Dia mengaku akun media sosial WhatsApp miliknya mengalami peretasan usai mengikuti aksi.
Ia mengaku bahwa whatsapp yang dimilikinya tiba-tiba tak bisa diakses.
- Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo Bukan Aksi Teror, Melainkan Akibat Kelalaian Anggota Polisi
- Pendakwah Jel Fathullah: Kerja Sama Militer dengan Orang Kafir, Anda Bermusuh dengan Allah!
- Densus 88 Ciduk 41 Terduga Teroris di Berbagai Daerah dalam Tiga Hari
- Buku Mencurigakan Bertuliskan 'Teror Intelijen' Ditemukan di Depan Gereja
“WhatsApp saya tidak bisa masuk, itu saya sadar subuh tadi jam 5.30 WIB ketika itu saya baru buka HP saya bingung juga. Ternyata diretas,” kata Isan ditemui di depan Gedung ACLC KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, dilansir Jawapos.
Ia pun menerima pesan yang bernada tidak mengenakan, pesan tersebut mendoakan agar Isan ditangkap oleh pihak aparat.
Pengakuannya, pesan itu bertuliskan ‘Hayo lohhh nanti keciduk jangan nangis yah bocil’ tulis pesan yang diperlihatkan Isan.
Tidak hanya itu, Isan juga mengaku tiba-tiba rumahnya yang berada di kawasan Cawang Jakarta Timur diantar makanan oleh ojek daring.
Padahal, ia mengaku tidak pernah memesan makanan melalui ojek daring hari ini.
“Setelah itu ketika saya ikut aksi, buka IG (Instagram) tiba-tiba banyak komentar yang enggak jelas, akhirnya disitu sadar ini lagi diretas, ini kenapa banyak yang melihat story bisa sampai 1.200, aku cari tahu ini ada buktinya ada beberapa group di shar,” papar Isan menjelaskan.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
