Daya Tarik Hutan Mangrove Matalalang, Selayar

Tulisan ini adalah kiriman dari Citizen, isi tulisan sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis.
Laporkan tulisan
Pesona Hutan Mangrove Matalalang, Kepulauam Selayar. Gambar/Merahnews.com

Terkini.id, Makassar – Mangrove adalah jenis tanaman dikotil yang hidup di perairan payau dan laut.

Selain memiliki manfaat untuk mencegah abrasi, mangrove juga bisa menjadi tempat wisata yang bisa dikatakan memiliki daya tarik tersendiri, salah satunya hutan mangrove Matalalang di Kepulauan Selayar.

Hutan mangrove ini terletak di Jln. Poros Bandara H. Aroeppala, Dusun Bontotangnga, Kecamatan Bontoharu, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Untuk jarak ke kawasan hutan mangrove Matalalang sekitar 4 km dari kota Benteng Kepulauan Selayar.

Hutan mangrove Matalalang, menawarkan tempat yang begitu sejuk dimana dikelilingi mangrove yang begitu lebat, dan juga menarik untuk di lihat dengan warna hijau daun yang sangat mencolok.

Menarik untuk Anda:

Untuk berkunjung ke tempat ini sangat mudah, anda hanya menyediakan uang Rp 5.000 saja untuk membayar parkir, kemudian sudah bisa masuk ke hutan mangrove untuk berfoto.

Kawasan hutan mangrove Matalalang ini di kelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, sehingga sangat di jaga terutama dari segi keamanan bagi pengunjung.

Ketika sampai anda akan mendapati gerbang masuk yang bertuliskan Selamat Datang di Kawasan Hutan mangrove Matalalang, setelah itu anda masuk dan berjalan melewati jembatan kayu yang di kelilingi pohon mangrove.

Ketika sampai di ujung jembatan anda akan terpesona dengan pemandangan laut yang bersih dan tentunya banyak tempat berfoto yang indah untuk diabadikan.

Tak hanya itu, di kawasan ini juga terdapat tempat dimana anda bisa menikmati kuliner khas Pulau Selayar, salah satunya nasi santan dan ikan bakar.

Sekarang kawasan hutan mangrove ini semakin indah tidak hanya pagi dan sore hari, sebab pengelolaan menambahkan lampu-lampu di setiap tiang jembatan yang di lalui ketika masuk ke kawasan hutan mangrove.

Selain sebagai tempat wisata, kawasan hutan mangrove ini bisa menjadi sarana edukasi, konservasi, pelestarian lingkungan dan penyelamatan kawasan pantai.

Dan bagi anda yang ingin menyatuhkan kunjungan untuk melihat benda-benda peninggalan sejarah di Selayar, sekitar 100 meter dari kawasan hutan mangrove ada mesium Tanadoang dan Gong Nekara yang bisa anda kunjungi dan lihat.

Di mesium Tanadoang terdapat semua peninggalan sejarah Selayar seperti pusaka, yang pernah ada di masa lampau.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

World Clean-up Day 2020 Enrekang Berlangsung Sukses

Hasil MotoGP Emilia Romagna 2020, Valentino Rossi Terjatuh

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar