
Terkini.id, Makassar – Beberapa orang anggota Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja ke kawasan mangrove Untia, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Ketua Tim Anggia Erma Rini, MKM (F-KB) menyampaikan bahwa penting sekali menjaga kawasan mangrove ini untuk mensupport perikehidupan manusia karena mangrove memiliki banyak fungsi seperti fungsi fisik, fungsi sosial dan fungsi ekonomi.
“Saya melihat mangrove disini sangat bagus tumbuhnya, ini penting sekali untuk dilestarikan. Mangrove merupakan fitur alami yang mampu secara signifikan meredam dan menurunkan abrasi laut dan juga magnitude bencana gelombang tsunami, sehingga eskalasi bencana dan potensi kerugian, serta korban dapat direduksi. Saya melihat dengan adanya mangrove banyak kepiting, ikan dan udang yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat”, ujar Anggia.
Sementara itu, Dr. Azikin Solthan (F-Gerindra) dalam dialog dengan Kelompok Tani Hutan Sumber Daya Pesisir Lestari (KTH SDPL), sangat mendukung upaya-upaya yang telah dilakukan oleh kelompok tani. Semoga terus memberikan kontribusi untuk pelestarian mangrove di wilayahnya.
“Kami mendukung pengembangan Untia sebagai kawasan ekowisata yang penting dimasa mendatang”, ujar Azikin.
Dinas, anggota yang juru bicara KTH SDPL dalam dialog dengan anggota Tim Komisi IV DPR RI menyampaikan kesan pesan bahwa mangrove yang mereka tanam sejak tahun 2001 telah memberikan manfaat yang luar biasa terhadap masyarakat Untia.
- Melalui Integrated Terminal Makassar, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Tanam Mangrove di Parangloe Makassar
- Ratusan Bibit Mangrove di Tanam Depan Jetty Huadi Group
- Lestarikan Pesisir di Hari Nusantara, DKP Sulsel Tanam 78 Ribu Mangrove di Bone
- Program Desa Digital IM3 di Bulu Cindea Buka Peluang Pendapatan Tambahan Warga dari Mangrove
- Di Era Kepemimpinan Andi Sudirman, Realisasi Penanaman Mangrove Capai 3 Juta Pohon
“Ikan, udang, kepiting, kerang telah mudah kami dapatkan. Air sumur kami tidak lagi asin, kami bisa menghemat pengeluaran kami setiap harinya dan tidak pernah lagi terjadi abrasi yang merusak rumah kami. Kami sangat berharap dukungan DPR RI dan Pemerintah terutama untuk pengembangan sarana ekowisata” ujar Dinas dengan sangat berapi-api.
Pada kesempatan yang sama Plt. Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) KLHK, Ir. Helmi Basalamah, M.Si menjelaskan jika program penanaman mangrove sesuai arahan Presiden Jokowi berguna untuk mempertahankan kestabilan bentang alam melalui salah satunya pengendalian abrasi laut dan mereduksi dampak dari bencana tsunami.
Berkurangnya luas daratan akibat abrasi diketahui menimbulkan berbagai macam kerusakan dan degradasi lingkungan, yang paling parah dapat menenggelamkan pulau-pulau kecil, demikian pula bencana tsunami yang dapat menimbulkan kerusakan besar dan merengut banyak korban jiwa.
Mangrove juga berperan besar dalam pengendalian perubahan iklim melalui kemampuannya dalam menyimpan dan menyerap karbon 4-5 kali lebih banyak dari hutan tropis daratan.
“Semua keunggulan ekosistem mangrove tersebut menjadi pertimbangan penting yang menyatu dengan upaya menjaga kestabilan tata kelola bentang alam dan perbaikan mutu lingkungan,” tutur Helmi.
Helmi pun menjelaskan ada tiga aspek yang penting dan harus digarap agar program rehabilitasi mangrove dapat terlaksana dengan baik, pertama adalah pengelolaan terhadap aspek kawasan, yaitu menyelesaikan info terkait dengan lokasi lahan rehabilitasi ekosistem mangrove yang akan dikerjakan di seluruh Indonesia.
Keragaman lokasi dan karakteristik tempat rehabilitasi mangrove seperti di wilayah terabrasi, bekas-bekas lahan tambak, dan lain-lain termasuk wilayah perbatasan negara, harus didekati dengan mempertimbangkan aspek fisik, biologi, dan sosial yang sangat beragam tersebut.
Selanjutnya aspek kelembagaan, rehabilitasi mangrove ini harus dibuat sedemikian rupa bagaimana melibatkan masyarakat termasuk pada mengedepankan peran, serta masyarakat setempat yang hidup dan kehidupannya sangat tergantung dari keberadaan ekosistem mangrove antara lain melalui pengembangan pariwisata, budidaya ikan tangkap dan lain sebagainya.
Terakhir aspek teknologi, pendampingan, dan lain sebagainya, yaitu dalam rangka menjamin keberlangsungan dan keberlanjutan hasil rehabilitasi mangrove.
Selanjutnya perbaikan ekosistem mangrove secara paralel akan memperkuat sosial ekonomi masyarakat, serta mendorong pembangunan hijau melalu green economy. Ekosistem mangrove memiliki multi manfaat, seperti menjadi lahan budidaya ikan, kepiting, udang melalui pola silvofishery, pengolahan HHBK, serta wisata alam juga memperkuat pengembangan kawasan industry yang hijau (green industrial park).
Dengan banyaknya manfaat dari keberadaan ekosistem mangrove, maka sejak tahun 2020, pemerintah telah menjadikan program rehabilitasi mangrove menjadi salah satu Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). PEN melalui Penanaman Mangrove telah menyerap ratusan ribu HOK (hari orang kerja) melalui penanaman bibit mangrove di ratusan ribu hektar areal pesisir yang terdegradasi. Dengan rehabiltasi mangrove dua manfaat besar dapat tercapai yaitu meningkatnya tutupan hutan mangrove, yang secara paralel meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
“Saya harapkan Tahir memprogramkan kegiatan rehabilitasi di Untia tahun depan yang lebih luas lagi termasuk pengelolaan ekowisata”, Kata Helmi.
Sementara itu, Kepala BPDASHL Jeneberang Saddang Muh. Tahir, SP., M.Si menyatakan bahwa percepatan rehabilitasi mangrove tidak hanya dimaksudkan sebagai upaya perbaikan lingkungan, tetapi juga sebagai upaya penciptaan lapangan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat pada masa pandemi.
“Ke depan, rehabilitasi mangrove dengan melibatkan masyarakat juga diharapkan dapat memperkuat aspek kelembagaan dalam pengelolaan ekosistem mangrove yang lebih berkelanjutan, kami siap mendukung segala yang disampaikan oleh Dirjen” ujar Tahir
Dalam kegiatan silaturahmi dan penanaman mangrove ini hadir Kepala P3E Sulawesi dan Maluku Dr. Ir. Darhamsyah, M.Si, Kepala BPTH Wilayah II, Kepala Balai Taman Nasional Taka Bonerate, Kepala BPSKL Wilayah Sulawesi, Kepala Balai Diklat LHK dan wakil satker KLHK lainnya. (MT)

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.