Terkini.id, Jakarta – Partai Demokrat dalam hal menolak kenaikan harga BBM mengizinkan kadernya dari level DPR hingga DPRD untuk ikut demo menolak kenaikan harga BBM.
Selain instruksikan kadernya ikut demo, Partai Demokrat juga menyindir tangisan elite PDIP saat presiden ke enam, Susilo Bambang Yudhoyono menaikkan harga BBM.
Deputi Badan Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menyatakan jika kader Partai Demokrat boleh ikut berdemo.
“DPP Demokrat khususnya Bappilu telah mengkomunikasikan kepada anggota Fraksi Partai Demokrat di DPR-RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota untuk mengambil langkah dan tindakan”, kata Kamhar Lakumani seperti dikutip dari laman Tempo, Kamis 8 September 2022.
Dia mengatakan instruksi untuk ikut berdemo sudah Partai Demokrat berikan sejak minggu kedua pada bulan Agustus, lalu. Partai Demokrat, katanya, memberikan kebebasan kepada kadernya untuk ikut berdemo menolak kenaikan harga BBM.
- Rayakan HUT ke-24, DPC Partai Demokrat Makassar Gelar Doa Bersama
- Partai Demokrat Solid Dukung Andi Sudirman-Fatmawati di Pilgub Sulsel 2024
- Partai Demokrat Serahkan Rekomendasi ke Pasangan Erna Rasyid-Rahmat Sjamsu untuk Pilwalkot Parepare 2024
- Hadapi Pilkada Serentak 2024, Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi
- Partai Demokrat Beri Sinyal Kuat Dukung Andi Kartini Ottong pada Pilkada Sinjai 2024
Kendati mengizinkan kadernya ikut aksi tolak kenaikan harga BBM, DPP Partai Demokrat mengingatkan kepada para kadernya untuk tidak bersikap terlalu dramatis.
Dia juga menyindir sikap para elite PDIP yang menangis saat kenaikan BBM si era SBY dan walk out dari sidang paripurna saat DPR mengasahkan kenaikan BBM era Presiden SBY.
“Kader tak perlu menangis dalam menyampaikan argumentasi penolakan kenaikan BBM ini sebagaimana aksi sandiwara elit-elit partai PDIP saat merespon kenaikan harga BBM di masa pemerintahan SBY”, lanjutnya.
Partai Demokrat menyatakan membolehkan semua anggota Parati Demokrat mengajak semua pihak untuk melakukan aksi damai tolak kenaikan harga BBM.
“Bila perlu mengajak keluarga TNI, keliarga Polri, Keluarga PNS/ASN dan partai-parati lain untuk ikut turun ke jalan dalam aksi damai”, sambungnya.
Sebelumnya, kader partai democrat yakni Wasekjen DPP Partai Demokrat, Irwan, mengatakan jika kebijakan pemerinyah menaikkan harga BBM adalah bentuk abai dan ketidakpedulian pemerintah terhadap keluhan dan derita rakyat.
“Kenaikan BBM ini adalah bentuk abai dan tidak peduli pemerintah terhadap derita dan kesusahan rakyat saat ini”, kata Irwan.
Senada dengan Irwan, Andi Arief juga menyatakan kritikannya terkait kenaikan harga BBM. Menurutnya, pemerintah sudah lewat batas dalam mengambil kebijakan.
“Saya kira ini pemerintah sudah melewati batas, cross the line. Ya kita tidak tahu, ini apa yang akan menjadi respons rakyat. Kalau partai Demokrat sudah menolak ini semua”, kata Andi Arief.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
