Masuk

Teddy Gusnaidi Sindir Partai Demokrat: Tidak Pantas Diberi Tiket Capres!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Menilai semua partai politik peserta pemilihan umum (pemilu) 2024 berhak mengusulkan nama sebagai calon presiden. Wakil Ketua Umum Partai Garuda Teddy Gusnaidi menyindir Partai Demokrat.

“Tetapi, bukan malah merengek dan meneror hak partai politik peserta pemilu lain, agar mengikuti kehendaknya,” ungkapnya.

Lantas hal tersebut, Teddy pun menyindir Partai Demokrat yang menuding pihak tertentu ingin menjegal seseorang menjadi capres.

Baca Juga: Tolak Sistem Pemilu Proporsional Tertutup: Jansen Sitindaon Ajukan Diri Sebagai Pihak Terkait ke MK Lewat BHPP Partai Demokrat

“Saya ingin sedikit mengajarkan kepada Partai Demokrat, bahwa yang namanya dijegal itu adalah pihak yang memiliki hak lalu haknya dijegal, bukan pihak yang tidak memiliki hak, lalu klaim dijegal,” katanya.

Selain dari itu, Teddy bahkan menilai bahwa  jika calon dari Partai Demokrat tidak diusulkan partai lain, artinya mereka punya pilihan tersendiri. 

“Bisa jadi calon dari Partai Demokrat dinilai tidak layak dan tidak pantas untuk diberi tiket capres olehartai lain. Partai lain punya pilihan lain dan menggunakan haknya, malah dibilang menjegal? ujar Teddy. Dikutip Terkini.id dari Jpnn. Kamis, 1 September 2022.

Baca Juga: Insiden 894 Korban Jiwa Petugas Pemilu 2019, AHY: Jangan Terulang Lagi

Teddy meminta Partai Demokrat bijakasana dan tidak menutupi kekurangan anggotanya untuk mendapatkan simpati partai lain.

“Jangan masalah di internal, dilimpahkan ke pihak lain. Berbenah dan koreksi diri, jangan malah mencari kambing hitam atas ketidakmampuan internal,” ungkap Teddy.

Sebelumnya, Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief menyebut bahwa ada upaya menjegal Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan maju sebagai calon presiden di 2024 mendatang. 

Isu tersebut dinilai dilemparkan Demokrat karena resah Ketum PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) tak dapat tandem di pilpres.

Baca Juga: Soal Pemilu 2024, Puan Maharani: Capres Itu Sudah Ada di Garis Tangan

Hingga berita ini ditayangkan Terkini.id belum lagi menemukan respons dari Pihak Partai Demokrat terkait sindiran partai Garuda.