Makassar Terkini
Masuk

Denny Siregar Soroti Ponpes Asshiddiqiyah: Kacau, Masak Gini Pimpinan Ponpes?

Terkini.id, Jakarta – Denny Siregar seorang Pegiat media sosial belum lama ini menyoroti Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Asshiddiqiyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur perihal kasus pencabulan.

Hal tersebut disampaikan Denny Siregar melalui sebuah cuitan di akun media sosial twitter miliknya.

Dalam cuitannya, Denny Siregar menyebutkan bahwa Pimpinan Ponpes Asshiddiqiyah kacay karena melindungi sang putra dari jerat hukum.

Sebagaimana diketahui KH Mukhtar Mukti ayah dari tersangka pencabulan santriwati MSAT atau Mas Bechi sampai menyerukan untuk kekerasan melawan kekerasan.

“Masak gini pimpinan ponpes? kacau,” ucap Denny dikutip dari Twitter. Sabtu, 9 Juli 2022.

Selain dari itu, melalui media sosial Twitter, Denny Siregar bahkan menyoroti keputusan dari Kementerian Agama (Kemenag) yang telah mencabut izin operasional Pesantren Majma’al Bahrain Shiddiqiyyah, Jombang, Jawa Timur.

Denny Siregar menyebutkan bahwa keputusan dari Kemenag sudah tepat lantaran pondok pesantren tersebut menjadi tempat adabya kasus pencabulan yang dilakukan oleh anak seorang kiai.

Denny Siregar mengungkapkan bahwa pencabutan izin operasional pondok pesantren tersebut menjadi pelajaran bagi beberapa santri yang diketahui ikut menyembunyikan busuknya dari pelaku pencabulan.

“Keren nih. Biar jadi pelajaran, kok bisa2nya kerahkan santri untuk melawan polisi hanya untuk lindungi pelaku pencabulan..,” ucap Denny Siregar.

Sebelumnya Akun @PartaiSocmed di Twitter juga mengungkap Pondok Pesantren Asshiddiqiyah, Desa Losari Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur yang merupakan pendukung Presiden Jokowi.

“Maaf, jangan bonceng kasus MSAT ini untuk agenda kebencian terhadap Islam. Orang2 Shiddiqiyah itu sama sekali bukan kadrun, mereka justru pendukung Jokowi,bahkan pernah diundang Jokowi ke Istana Presiden (gambar kiri) dan LBP pernah sowan kesana (gambar kanan),” ucap akun tersebut.