Denyut Investasi HPAL yang Menopang Pemulihan Ekonomi

Denyut Investasi HPAL yang Menopang Pemulihan Ekonomi

HZ
Hasbi Zainuddin

Penulis

Besarnya pengaruh pertambangan terhadap sektor ekonomi juga sejalan dengan hasil analisis tim ekonomi Bank Indonesia Sulawesi Selatan.

Kepala Bank Indonesia Sulawesi Selatan, Rizky Ernadi Wimanda, menyebut, pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan pada triwulan kedua 2025, mencapai 4,94 persen, dan salah satunya ditopang oleh lapangan usaha pertambangan.

“Lapangan Usaha Pertambangan ini meningkat sejalan dengan peningkatan produksi nikel matte sebesar 12 persen secara year-on-year,” jelas Rizky Ernadi pada 26 Agustus 2025 lalu.

Lebih lanjut, BI Sulsel menilai, salah satu tantangan Sulawesi Selatan dalam menghadapi pengaruh global, adalah terjadinya perlambatan ekspor ke luar negeri akibat penurunan produksi industri smelter nikel dan isu ketenagakerjaan, karena masih adanya industri pengolahan memproduksi nikel setengah jadi, yakni ferronickel.

Sejalan dengan langkah PT Vale, BI pun merekomendasikan agar pemerintah mengundang investasi industri baterai kendaraan listrik, dengan memudahkan perizinan, dan rantai pasok dari smelter-precursor-battery cell bisa terbentuk di Sulsel.

Baca Juga

BI Sulsel pun memprediksi pada triwulan selanjutnya, akan terjadi pemulihan, dan wilayah ini bisa tumbuh dalam rentang 4,7-5,5 persen sepanjang 2025.

Industri Ramah Lingkungan

Sejak 57 tahun lalu, jauh sebelum munculnya kebijakan hilirisasi pertambangan dalam negeri, PT Vale Indonesia Tbk memang tidak pernah mengekspor mentah produk nikelnya.

Saat mulai mendapat kontrak karya pada 1968, PT Vale Indonesia kemudian membangun smelter pada tahun 1973, lalu disusul pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Larona tahun 1979, PLTA Balambano pada 1999 dan PLTA Karebbe pada 2011, dengan total kapasitas 365 megawatt.

Selama puluhan tahun itu pula, aktivitas pertambangan PT Vale telah menjadi urat nadi perekonomian Sulawesi, memberi andil yang cukup signifikan atas penerimaan negara secara nasional.

Kini, dengan prinsip-prinsip keberlanjutan yang dijalankan, setelah bergabung dengan MIND ID, maka komitmen dan kolaborasi untuk pertambangan berkelanjutan, menjaga keanekaragaman hayati semakin kuat.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.