Ia menegaskan bahwa dalam simulasi PTM nanti, kegiatan belajar mengajar akan tetap berlangsung secara terbatas. Kendati, kata dia, tren kasus Covid-19 sudah cukup rendah.
“Rumbelnya (ruang belajar) dibatasi tapi yang paling penting adalah monitoring untuk memastikan anak-anak kita sehat dengan antigen.
“Kemudian per minggu update dengan Genose untuk memastikan paru-parunya sehat. Kemudian sekali sebulan kita antigen lagi,” sambungnya kemudian.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
