Dewan Pertanyakan Transparansi Data Covid-19 Pemkot Makassar Selama Pembatasan Jam Malam

Terkini.id, Makassar – Anggota Komisi A DPRD Kota Makassar Kasrudi mempertanyakan transparansi Pemerintah Kota Makassar ihwal perkembangan Covid-19 selama penerapan pembatasan jam operasional.

“Kita juga tidak tahu perkembangan Covid-19 sekarang. Pemerintah tidak membuka data-datanya,” kata Kasrudi, Selasa, 26 Januari 2021.

Pasalnya, saat ini, Pemerintah Kota Makassar memutuskan melanjutkan perpanjangan pembatasan jam malam hingga 9 Februari 2020. 

Kasrudi mengatakan seharusnya pemerintah transparan soal data Covid-19, bukan justru mengklaim secara sepihak terjadi penurunan kasus.

Mungkin Anda menyukai ini:

“Kalau ada data yang mengatakan bahwa sudah efektif pembatasan jam malam sampai jam 10, tidak apa-apa. Kita lanjutkan, tapi kan tidak ada datanya,” ungkapnya.

Baca Juga: Respons Balapan Liar, Danny Pomanto Rancang Pembuatan Sirkuit di Parangtambung

Dia menambahkan, akibat kebijakan tersebut banyak tenaga kerja yang bekerja di segala bidang yang ikut terdampak. 

“Banyak tenaga kerja yang bergelut di berbagai bidang yang terkena dampaknya, kalau jam 10 masih terbatas,” tuturnya.

Penerapan pembatasan jam malam ini menyasar aktivitas fasilitas umum, mal, cafe, restoran, rumah makan, warkop, dan game center hingga pukul 22.00 Wita.

Baca Juga: Danny Pomanto Siapkan Rp370 M Tangani Covid-19

1 2
Selanjutnya
Bagikan