Wali Kota Makassar: Kebakaran 110 Rumah Jalan Muh Tahir Berdiri di Atas Tanah Perumda Sulsel

Wali Kota Makassar: Kebakaran 110 Rumah Jalan Muh Tahir Berdiri di Atas Tanah Perumda Sulsel

K
Kamsah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Makassar – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendapat laporan ihwal kebakaran 100 rumah yang terjadi di Jalan Muh Tahir, Kompleks Lepping, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar berdiri di atas tanah Perumda Sulsel. 

Pasalnya, masyarakat setempat tak mengantongi sertifikat hak milik. Laporan tersebut berasal dari Camat Tamalate dan lurah setempat.

“Makanya saya minta camat lurah koordinasi sama itu. Bagaimana kalau kita langsung tata saja kita kasi rata, kita tata saja. Kita tata langsung. Jadikan sistem rong itu bisa cepat,” kata Danny Pomanto, Kamis, 12 Agustus 2021.

Selain memberi instruksi ke camat dan lurah, Danny mengatakan dirinya juga sudah menugaskan RT/RW dan Dinas Sosial membangun komunikasi dengan warga korban kebakaran. Hal itu untuk meyakinkan masyarakat.

“Kita percantik biar lebih bagus. Kan bukan satu kali saja. Makanya saya bilang kenapa tidak begitu,” ungkapnya.

Baca Juga

Terkait alokasi anggaran yang disiapkan untuk membangun rumah warga korban kebakaran, Danny mengatakan menunggu kesepakatan terlebih dulu dengan warga.

“Kalau tidak, saya ambil dari anggaran, adakan anggaran perbaikan rumah itu ada dari kementerian Perumahan. Saya ambil itu. Kebetulan saya belum tanda tangan juga SK nya itu yang per 20 juta rumah. Kenapa tidak ini saja? Jelas. Kalau butuh bantuan,” ucapnya.

Saat ini, Pemerintah Kota Makassar tengah berfokus mengurus pengungsian warga. Selain itu, melakukan pembersihan di area kebakaran.

“Pengungsian dulu. Jadi kemarin itu di masjid kemudian di keluarga mereka masing-masing. Kita kasi juga tenda,” ucapnya.

Selain itu, Danny mengatakan memiliki kelompok Ibu-ibu dan anak muda yang peduli yang berfokus mencari masker, mengumpulkan baju bekas yang layak untuk korban kebakaran.

“Saya punya kelompok anak-anak muda ini untuk masker, ibu-ibu cari baju-baju bekas dan baju-baju yang layak. Kalau soal logistik itukan sudah kewajiban pemerintah,” tutupnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.