Dewan Sebut Penerapan PSBB di Makassar Sudah Tidak Tepat Lagi

Terkini.id — Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Andi Suhada Sappaile menyebut bahwa masyarakat sudah sadar terhadap bahaya covid-19 di Kota Makassar.

Sehingga ia menilai penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sudah tidak tepat lagi diterapkan di Kota Makassar.

Apalagi, penerapan Perwali nomor 51 dan 53 yang mengatur berbagai hal terkait percepatan penanganan Covid-19 masih yang terbaik.

Baca Juga: Guna Bendung Lonjakan Corona, China Perketat Perjalanan ke Luar Negeri

 

“Kalau masyarakat memang sudah sadar dengan protokol Kesehatan, apalagi sudah ada perwali no 51 dan 53 artinya potensi untuk melakukan PSBB itu berkurang,” ujar Suhada, Rabu 16 September 2020.

Baca Juga: DPRD Makassar Sahkan Perda Perumda Pasar Makassar Raya

Ketua DPC PDIP kota Makassar ini menyebut bahwa saat ini perekonomian masyarakat sudah mulai tumbuh. Pemberlakuan PSBB dikhawatirkan akan kembali mematikan roda ekonomi.

“Kita belum berpikir ke arah situ, kita harus lihat kondisi ekonomi kita sudah mulai membaik, kapan kita melakukan lagi PSBB Jilid 3, takutnya perekonomi akan anjlok,” ujar Suhada.

 

Baca Juga: Ini Penyebab Kematian Covid Indonesia Lebih Tinggi Dibanding Negara Lain

Oleh karena itu, Suhada menilai belum tepat jika PSBB diberlakukan kembali di Kota Makassar.

“Jadi sampai sekarang ini pemerintah kota belum berpikir ke arah sana, tapi itu tergantung kedisiplinan kita semua,” umbar Suhada.

 

Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sehingga dapat memutus mata rantai Covid-19.

“Memakai masker, jaga jarak dan jangan berkumpul di satu tempat yang akan menimbulkan klaster baru lagi, kalau tidak penting-penting sekali, hindarilah itu semua,” imbaunya.

Bagikan