Terkini.id – Dewan Perwakil Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel mendorong pembangunan rumah sakit regional di Kabupaten Bone. Karena diketahui Butta Arungpallaka merupakan daerah yang wilayahnya sangat luas di Sulsel.
Anggota komisi E DPRD Sulsel, Andi Muhammad Irfan mengatakan, rumah sakit regional yang telah diwacakan itu sudah ada sejak beberapa tahun lalu dengan standar tipe C namun saat ini sudah turun menjadi tipe D.
“Baru terungkap kalau kita kekurangan anggaran Rp 30 miliar, selama ini dinas kesehatan tidak pernah sampaikan ke ke komisi E,” katanya saat melakukan rapat di gedung Towe DPRD Sulsel, Rabu 9 Juni 2021.
Politisi PAN ini menyebutkan jika pemerintah provinsi tidka pernah kekurangan anggaran bahkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tahun 2020 dikarekan pemerintah provinsi memberikan bantuan keuangan ke daerah melanggar aturan, padahal ada program stategis yang tidak biayai.
“Jadi seharusnya kita sepakati rumah sakit tipe D bukan yang kita ingikan, minimal tipe C dan kita harapkan bisa menjadi tipe B,” bebernya.
- Komisi E DPRD Sulsel Cek Kesiapan Rumah Sakit untuk Pemberlakuan KRIS BPJS
- Sekprov Sulsel Minta Delapan Rumah Sakit Milik Pemprov Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan
- Sidak Dinas Pertanian dan Rumah Sakit, Pj Bupati Jeneponto Tegaskan ini
- Kunjungi Tiga Rumah Sakit, Menkes dan PJ Gubernur Sulsel Pastikan Pelayanan Berkualitas
- 2 Juta Warga Masih Berobat ke Luar Negeri, Jokowi: Padahal di Indonesia Banyak Rumah Sakit Bagus
Irwandi Natsir melanjutkan salah satu program gubernur yakni pembangunan rumah sakit regional, apakah itu tipe C atau tipe B.
“Kita sudah sepakati saat rapat kemarin jika cuma pembangunan rumah sakit regional tanpa ada tipe-tipenya,” katanya.
Politisi PAN ini menyebutkan rumah sakit regional bukan hanya di Bone, tapi ada juga di Parepare dan Luwu.
“Kalau kekurangan nanti kita bicarakan lagi di Banggar dan kita putuskan di Bone harus ada rumah sakit regional,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
