Terkini.id, Jakarta – Pengamat menilai, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) saat ini tidak punya gagasan, bahkan minim kapasitas untuk terjun dalam dunia politik.
Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah dalam menanggapi pidato Ketua Umum PSI Giring Ganesha pada perayaan HUT ke-7 PSI.
Menurut Dedi, ada dua hal yang patut dicatat terkait pidato Giring tersebut.
Pertama, jadi tanda bahwa PSI tidak memiliki gagasan ide politik yang ditawarkan pada publik, sehingga memilih jalur kontroversi dan menebar kebencian secara politik.
“Ini terbukti cepat meningkatkan popularitas,” ujar Dedi dikutip dari Rmol.id pada Senin 27 Desember 2021.
- Wamen Kebudayaan Giring Ganesha Resmikan Kampus Lingkar, Dorong Ekosistem Kreatif di Makassar
- Menkominfo, Budi Arie Buka Suara Terkait Peluang Jadi Ketum PSI Gantikan Giring
- Ketum PSI Berikan Tips Hubungan Langgeng kepada Kaesang dan Erina, Jangan Cek HP Pasangan
- Ganjar Pranowo Siap Nyapres, Giring Ganesha: Bagus, Memang Sudah Seharusnya
- Giring PSI Yakin Capai 10 Juta Suara: Harus Dong! Jauh di Atas Ambang Batas
Kedua, PSI memang sengaja menarget Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan karena Anies dalam pandangan Giring Cs merupakan tokoh potensial dan berada di puncak popularitas juga elektabilitas.
Selain itu, Anies memiliki sentimen pembenci cukup aktif. Dengan pilihan ini, PSI berharap mendapat dampak dari situasi Anies.
Singkatnya, PSI tidak benar-benar memusuhi Anies karena perbedaan pandangan politik, melainkan karena Anies memiliki magnet popularitas.
“Cara PSI semacam ini berbahaya, selain picik juga menimbulkan adu domba. Artinya PSI minim kapasitas politik,” ujarnya.
“Lebih berbahaya lagi, karena menebar kebencian di hadapan Presiden, dan anehnya Presiden menyambut dengan tawa saat pidato Giring. Tentu memprihatinkan,” tegas Dedi.
Sebagai informasi, Giring Ganesha terhitung sudah beberapa kali menyerang Anies Baswedan, yang paling fenomenal adalah pernyataan Giring yang menyebut Anies gubernur pembohong pada September 2021 lalu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
