Di hadapan Warga Layang, Danny Sebut Sebagai Orang Merdeka dan Bukan Boneka

Terkini.id, Makassar – Di hadapan warga Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Calon Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto menegaskan bahwa paslon nomor urut satu Danny-Fatma (ADAMA’) adalah orang merdeka dan bukan boneka.

Hal itu diungkapkan Danny Pomanto saat menghadiri kampanye dialogisnya di Jalan Sibula, Rabu, 21 Oktober 2020.

Dia menjelaskan saat ini paslon ADAMA’ kerap difitnah oleh pihak-pihak yang tak ingin ADAMA’ menang di Pilkada Makassar 2020.

Baca Juga: Wali Kota Makassar Nilai Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah Lemah

“Sekarang  banyak fitnah dan berita hoaks yang ditujukan ke ADAMA’, itulah bedanya paslon urut satu dengan kandidat lainnya. Paslon ADAMA’ orang merdeka dan bukan boneka,” ungkap Danny.

Danny juga menyinggung bahwa saat ini ada pihak yang bukan selaku Paslon tapi paling sibuk di Pilkada Makassar 2020 ini.

Baca Juga: PPKM Mikro Diperketat, Wali Kota Makassar Minta Pengusaha Tak Panik

“Saya heran sekarang bukanji calon tapi eh malah dia yang sibuk,” ucap Danny.

Pada sesi tanya jawab dalam kampanye diaologis, salah satu warga Jalan Sibula, Rohana (45) mengatakan, saat ini, lingkungan banyak yang tidak bersih dan kelihatan jorok.

Oleh karena itu, dia berharap Danny Pomanto bisa kembali memimpin Kota Makassar.

Baca Juga: Pertama di Indonesia, Pemerintah Kota Makassar Ukur Kekebalan Tubuh Warganya...

“Sekarang ini lingkungan tidak bersih, karena itu kami harap Pak Danny kembali bisa pimpin Makassar karena sudah terbukti. Lorong bersih dan lingkungan sehat,” ujarnya.

Sementara warga lainnya Rosmayati, mengeluhkan tidak adanya perhatian pemerintah terhadap Penasehat Wali Kota sekarang ini.

“Sekarang kami belum dikasi SK untuk penasehat wali kota lagi Pak. Semoga Bapak bisa kembalikan kejayaan Penasehat Wali Kota,” harapnya.

Menanggapi keluhan dan harapan warga di Jalan Sibula, Danny Pomanto mengaku bahwa terkait soal kebersihan di Kota Makassar, dia selalu membuat program terukur dan menyentuh semua masyarakat.

Utamanya, kata Danny, masyarakat kecil dan di lorong. Di antaranya Lorong Garden, Makassar Tidak Rantasa (MTR) dan masih banyak program lainnya yang pro rakyat.

Paslon Danny-Fatma, lanjut dia, lebih memilih program ketimbang menjanji warga dengan tidak jelas. Apalagi pasangan ADAMA’ ini sudah lengkap, ada Anak Lorong dan juga anak perwakilan dari kaum perempuan.

“Anak lorong paham dengan kepentingan anak lorong dan masyarakat kecil. Jika anak lorong menang itu kemenangan masyarakat kecil. Kami di ADAMA’ lebih pilih program dari janji-janji tidak masuk akal,” ungkapnya.

Terkait keluhan para Penasehat Wali Kota, Danny Pomanto mengatakan akan mengembalikan kejayaan para RT/RW serta Penasehat Wali Kota.

“Insya Allah semua RT/RW, pemandi jenazah, guru ngaji dan lainnya akan kami kembalikan. Maka dari itu janganki salah pilih 9 Desember mendatang,” ucapnya.

Dia juga menambahkan bahwa masyarakat Makassar sudah cerdas, meski sekarang banyak yang selalu menfitnah dan menebar hoaks demi mengalahkan lawannya di Pilkada Makassar ini.

“Danny-Fatma itu selalu mendidik masyarakat dengan baik. Warga Makassar itu sudah cerdas. Pilihlah pemimpin yang mengedepankan kepentingan rakyat bukan kepentingan golongan,” pungkasnya.

Bagikan