Survei Terbaru Pilkada Makassar versi CRC: ADAMA Tetap Unggul, APPI-RAHMAN Melejit

Terkini.id, Makassar – Pasangan calon (Paslon) nomor 1, Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi (ADAMA) tetap unggul dalam survei elektabilitas terbaru yang dirilis Celebes Research Center.

Dalam rilisnya pada Kamis 3 Desember 2020, CRC CRC mencatat elektabilitas nomor urut 1 (Mohammad Ramdhan Pomanto-Fatmawati Rusdi) sebesar 45,9 persen.

Kemudian, paslon nomor urut 2 Munafri Arifuddin-Rahman Bando (Appi-Rahman) 35,2 persen, lalu nomor urut 3 (Syamsu Rizal-Fadly Ananda) 9,6 persen dan posisi terakhir ditempati pasangan nomor urut 4 (Irman Yasin Limpo-Andi Zunnun Nurdin Halid) 6,6 persen.

Baca Juga: PPKM Level 2, Wakil Wali Kota Makassar Ingatkan Pandemi Covid-19...

Dilihat dari perkembangan elektabilitas, CRC mencatat elektabilitas Appi-Rahman yang paling melejit. Survei Appi-Rahman naik 11,7 persen dari survei sebelumnya pada bulan September lalu.

Sementara ADAMA, kenaikannya hanya 5,5 persen dari survei sebelumnya yang ada di posisi 40,4.

Baca Juga: Tinjau Lomba UMKM di Kecamatan Sangkarrang, Fatmawati Rusdi Ingatkan Protokol...

“Ada kenaikan 11,7 persen dari survei kami sebelumnya yang cuma 23,5 persen untuk nomor urut 2. Itu survei di bulan September dan rilis bulan Oktober lalu,” kata Manajer Riset CRC, Muhammad Nur Hidayat, Kamis 3 Desember 2020.

Hidayat menjelaskan, kenaikan elektabilitas Appi-Rahman bisa jadi karena berhasil meraup suara pasangan nomor urut 3. Elektabilitas DILAN sendiri tercatat turun ke posisi 9,6 persen.

“Sebelumnya 14,9 persen. Ada pengurangan sekitar 5,3 persen. Kami menduga kenaikan suara pasangan Appi-Rahman karena berhasil meraup suara dari pasangan DILAN. Ada peralihan dukungan,” Nur Hidayat.

Swing Voters ke Appi Rahman

Baca Juga: Tinjau Lomba UMKM di Kecamatan Sangkarrang, Fatmawati Rusdi Ingatkan Protokol...

Selain itu, menurut Hidayat, pasangan Appi-Rahman juga dinilai sukses menarik suara swing voters. Dalam rilis surveinya, swing voters pada survei sebelumnya ada 12 persen, kini sisa 2,7 persen saja.

“Jadi nomor urut 2 lebih mampu menjangkau semua titik di Kota Makassar. Pergerakannya lebih masif jelang pemilihan. Termasuk berhasil meraup suara swing voters,” jelasnya.

Diketahui, survei ini menjangkau seluruh masyarakat Kota Makassar yang sudah memiliki hak pilih, yaitu berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah.

CRC menggunakan sampel sebanyak 1.000 responden dengan metode penarikan sampel multistage random sampling.

Memiliki toleransi kesalahan dugaan kurang lebih 3,0 persen pada selang kepercayaan 95 persen. Sampel berasal dari 15 kecamatan yang terdistribusi secara proporsional.

Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung dengan menggunakan kuesioner pada 23-28 November 2020.

Bagikan